IQNA

Ulama Syiah Tuntut Reformasi Politik di Arab Saudi

5:44 - March 15, 2011
Berita ID: 2095977
Sejumlah ulama Syiah di daerah Ahsa’ dan Qathif mengutuk penembakan atas para demonstran oleh pasukan keamanan Saudi dalam rangka reformasi politik di Arab Saudi.
IQNA mengutip laporn dari Rashid, ulama Syiah Saudi mengutuk tindakan pasukan keamanan yang menggunakan kekerasan terhadap pengunjuk rasa damai di Qathif dan Ahsa’ dan menuntut reformasi politik dan pembebasan tahanan Syiah. Khatib Jumat kota Rabiiyah di provinsi Qathib, Arab Saudi mengecam pasukan keamanan Saudi menembak demonstran dan menuntut segera pembebasan tahanan di penjara-penjara ‘yang terlupakan’ (tahanan Syiah dari 16 tahun lalu atas tuduhan meledakkan kamp Amerika yang berada di dalam penjara). Dia lebih lanjut mendesak pemerintah Saudi untuk merespon tuntutan rakyat negeri ini dan menghindari penggunaan senjata terhadap para pengunjuk rasa Mengacu pada peran orang muda di protes damai di Ahsa’, ulama Syiah lainnya di Arab Saudi, Hashem as-Salman, berkata: “ Kaum Syi'ah di Arab Saudi, tidak memiliki kebebasan beragama dan hukum perdata negara Arab Saudi, sebagaimana mestinya atas semua warga negara dijamin oleh pemerintahannya. Juga seorang pemikir Syiah Arab Saudi, Fuad Matruk, mengecam tindakan kekerasan yang menciptakan ketakutan di antara demonstran oleh pasukan militer dari Arab Saudi dan berharap pemerintah Arab Saudi untuk mau mendengarkan tuntutan masyarakat dan dan melaksanakan reformasi sesegera mungkin. Ulama Syiah dari pemerintah Saudi lainnya mengutuk tindakan terakhir dan menyerukan reformasi politik di Arab Saudi dan mengecam diskriminasi terhadap pengikut Syi'ah di Arab Saudi. Pelaksanaan reformasi politik di berbagai sektor sistem politik di Saudi, solusi penyediaan dan mekanisme untuk menyelesaikan protes baru-baru ini dan mereka yang terlibat mengidentifikasi pasukan keamanan terakhir atas tuntutan para demonstran adalah penyataan-pernyataan penting yang dikeluarkan oleh para ruhaniawan Syiah di Arab Saudi. 763407
captcha