IQNA

Syaikhul Azhar Telah Bersikap dengan Benar Sebagai Seorang Pemimpin

4:44 - July 21, 2011
Berita ID: 2157335
Sayyid Hasan Nasrullah: Syaikh Ahmad Thayyib telah mengambil sikap yang benar sebagai seorang pemimpin berkenaan dengan dukungannya tas Syiah demi terealisasinya persatuan Islam
IQNA merilis dari pusat informasi Al Manar, bahwa Sekjend Hizbollah Lebanon, menyatakan hal itu kemarin, 19 Juli 2011 dalam sebuah ceramahnya dalam rangka memperingati hari kelulusan putra/putri para syuhada di Beirut. Beliau juga mengisyaratkan kekuatan milisi perjuangan dengan mengatakan: apakah mungkin Milisi Perjuangannya mampu mengalahkan angkatan udara yang mengklaim bahwa dirinya tak terkalahkan di Timteng, namun Danial Balmar, Ketua Kejaksaan Tinggi Lebanon, Faransiyn, Ketua Kejaksaan Umum dan Kasiys, Ketua Pengadilan yang mengadili Rafiq Hariri dan beberapa hakim lainnya tidak mampu dikalahkan? Nasrullah dalam lanjutan khotbahnya mengatakan, bahwa kami telah berhadapan dengan sebuah kospirasi keputusan pengadilan iinternasional dengan penuh ketenangan dan kesadaran sama dengan perang Zuiyah (antara Israel dan Lebanon pada tahun 2006). Sebagaimana kita mendapatkan kemenangan pada perang tersebut, maka juga akan menang di pengadilan ini, tegasnya. Beliau kemudian menekankan, bahwa pihaknya selalu mendukung berbagai upaya perdamaian dan rekonsiliasi nasional untuk menyelesaikan berbagai problema negri. sebagaimana pihaknya menekankan penerimaannya pada ajakan Michael Sulaiman, Presiden Lebanon untuk melakukan berbagai pembicaraan dan kesepakatan serta menolak berbagai tuduhan, bahwa Hizbollah tidak serius dalam hal menyusun strategi perlawanan. Menurutnya yang pertama kali menyuarakan akan strategi perlawanan adalah Hizbollah namun pihak-pihak yang menyatakan hal itu melupakan apa yang telah terjadi. Nasrullah pada kesempatan lain dari khotbahnya memuji dan memberikan apresiasi kepada Syaikhul Azhar yang telah memberikan sikap yang sangat tepat yang mencerminkan sikap seorang pemimpin atas upaya merealisasikan persatuan antara Sunni dan Syiah serta pendekatan antar madzhab-madzhab dalam Islam. Di akhir ceramahnya Sekjend Hizbollah menegaskan, bahwa hingga saat ini kami meyakini segala perselisihan dan perbedaan pandangan yang terjadi di negrinya adalah perbedaan pandangan dalam hal politik. namun ada pihak-pihak tertentu yang ingin menyeret hal itu ke ranah perselisihan madzhab dan golongan, namun hal itu sama sekali tidak memiliki dasar dan logika yang kuat. 828593
captcha