IQNA

Mengungkap Pertemuan Rahasia Blair dan Qadafi

3:57 - September 22, 2011
Berita ID: 2191758
Surat kabar The Sunday Telegraph” yang terbit di Inggris mengungkapkan bahwa mantan perdana menteri Inggris Tony Blair setelah meninggalkan jabatan perdana menteri secara diam-diam mengadakan kunjungan ke Libiya dan bertemu dengan diktator negara ini.
IQNA mengutip dari kantor berita Prancis, bahwa surat kabar The Sunday Telegraph ini telah menyingkap dokumen ini setelah penaklukkan Tripoli oleh para revolosioner Libiya. Dalam sebuah dokumen dicatat bahwa pada bulan Juni 2008 dan April 2009 Bleir secara diam-diam telah bertemu dengan Muammar Qadafi, dan mengadakan dialog tentang pembebasan tahanan di Inggris yang dihukum karena pemboman Lockerbie. Abdul Basith Ali Muhammad Al Maqrahi, satu-satunya tersangka dokumen Lockerbei yang telah dibebaskan setelah pembicaraan rahasia pada bulan Agustus tahun 2009, pada saat itu juga diumumkan alasan dibebaskannya, yakni karena alasan medis. Pernyataan The Sunday Telegraph mengungkap dokumen perjalanan rahasia Bleir ke Libiya atas desakan mantan perdana menteri Inggris untuk memperjelas bertambah eratnya hubungannya dengan Qadafi setelah Ia tidak lagi menjabat sebagai perdana menteri. Dokumen ini juga merupakan bukti lain atas hubungan negara-negara Barat yang mengumandangkan hak-hak asasi manusia dengan rezim Muammar Qadafi. Berita rahasia ini juga mengungkap sejumlah negara yang sebelumnya telah mengadakan berbagai hubungan di bidang perdagangan atau lainnya serta ikut terlibat dalam berbagai kejahatan diktator ini, namun ketika melihat Qadafi akan tumbang dan kepentingan mereka terancam, maka dengan alasan penegakan HAM mereka menyerang Libiya dan membunuh rakyatnya. 864191
captcha