Meskipun mendapat tekanan dari Amerika, Palestina pada Senin kemarin (31/10) menjadi anggota penuh dari Lembaga PBB yang membidangi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan dunia (UNESCO).
IQNA mengutip laporan dari surat kabar al-Ahram cetakan Mesir, lembaga UNESCO dalam pertemuan di Paris Senin kemarin, mendapatkan keanggotaan penuh dari organisasi ini dengan meraih 107 suara dari 180 total suara yang diumumkan.
Keanggotaan Palestina di UNESCO telah diumumkan. Perlunya Palestina menjadi anggota organisasi ini agar dapat dikenal, di samping akan ditetapkan pula keanggotaan untuk organisasi internasional lainnya.
Permintaan Palestina untuk bergabung dengan lembaga UNESCO ini menjadikan Amerika Serikat dan Israel sebagai lawan utama untuk permohonan tersebut.
Sebelum ini, Presiden Otorita Palestina Mahmoud Abbas mengusulkan keanggotaan di PBB, namun Amerika Serikat telah menggunakan hak veto untuk menentang usulan tersebut.
890899