Majelis Umat Islam Kuwait lagi-lagi mengkritik pemerintah karena kasus-kasus buruk yang terus tersingkap.
Kali ini kasus memalukan pemerintah adalah dibiarkannya kedutaan-kedutaan asing di Kuwait menjual minuman keras dengan bebas.
Muslim Al Barak, wakil Majelis Umat Islam Kuwait dalam jumpa pers kemarin menyatakan sangat menyesalkan kondisi negara yang ada.
Ia menyatakan: "Bagaimana pemerintah bisa diam saja melihat kedutaan-kedutaan asing mengimpor minuman keras dari luar dan disebarkan di negara kita?!"
Dikabarkan bahwa sebagian pihak memulai melakukan investigasi dalam kasus tersebut. (Middle East Online)
984925