Tim Internasional: Seorang aktifis Qur'ani Bahrain menyatakan: "Meskipun para peyaing hafidz dan qari' Iran adalah orang-orang Arab yang memiliki nilai lebih karena bahasa Arab adalah bahasa asli mereka, namun para hafidz dan qari' Iran membuktikan dengan usaha kerasnya bahwa mereka adalah tetap yang terbaik."
Abdullah Abul Hasan, perwakilan dari Asosiasi Iqra' Liulumil Qur'an Bahrain yang juga merupakan hafidz serta qari' yang hadir dalam kompetisi internasional Al-Qur'an ke-29 di Tehran mengutarakan kekagumannya atas terselenggaranya kompetisi Qur'ani Iran yang begitu megah dan terogranisir dengan baik.
Ia menambahkan: "Komite dewan juri telah dibentuk dari perwakilan berbagai negara. Dengan demikian kejujuran dewan juri dapat kami percaya."
Ia juga berkata: "Karena banyak sekali peserta dari negara-negara Arab yang mana bahasa Arab adalah bahasa asli mereka, maka banyak sekali peserta non Arab yang tergolong lebih lemah."
Namun ia juga mengutarakan suatu pengecualian: "Meski begitu, tetap ada pengecualian bagi para peserta yang benar-benar telah berusaha menutupi kekurangannya dengan terus berlatih."
Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap para qari dan hafidz dari Iran dengan berkata: "Meskipun para peyaing hafidz dan qari' Iran adalah orang-orang Arab yang memiliki nilai lebih karena bahasa Arab adalah bahasa asli mereka, namun para hafidz dan qari' Iran membuktikan dengan usaha kerasnya bahwa mereka adalah tetap yang terbaik."
1036511