Menurut kesaksian sebagian warga Saudi Arabia, ada beberapa game anti Qur'an yang tersebar di pasaran Saudi.
Surat kabar Al-Wathan Saudi memberitakan: "Setelah membeli game-game tersebut, beberapa konsumen menyadari bahwa di dalam salah satu adegan permainannya Al-Qur'an dijadikan sasaran tembak."
Warga menyalahkan pemerintah dan tugas perpajakan yang membiarkan permainan-permainan seperti ini masuk ke dalam negeri mereka.
Sejak beberapa tahun yang lalu video game Resident Evil 5 telah menuai kritikan tajam dari berbagai negara Islami. Namun saat ini game tersebut banyak dijumpai di Saudi.
Sumber: Al-Alam
1044949