Sesuai pernyataan deputi kantor budaya Hojat-ol-Islam Mohsen Soleimani yang menambahkan bahwa pertemuan akan diadakan di tempat-tempat suci dari keturunan Imam (AS) dan tempat-tempat suci lainnya di seluruh provinsi.
"Bulan suci Ramadhan adalah kesempatan baik bagi mereka yang bersedia untuk mengembangkan hubungan yang lebih dekat dengan Kitab Suci," tambahnya.
Dia lebih lanjut mengatakan bahwa program-program yang direncanakan untuk sesi – sesi Qur'ani ini termasuk pidato, Tawasheeh (paduan suara lagu religi), pujian dan pembacaan Quran oleh Qari dari Mesir.
1048781