IQNA

Demontrasi untuk mengakhiri Diskriminasi Agama di Arab Saudi

15:27 - July 24, 2012
Berita ID: 2376555
Ulama dari provinsi yang berpenduduk mayoritas Syiah Al-Sharqiya mengatakan akar penyebab ketegangan di provinsi ini adalah diskriminasi agama.
Dalam sebuah pernyataan, disebutka bahwa 37 tokoh agama dari provinsi tersebut mendesak raja Saudi untuk mengatur pertemuan untuk mengakhiri diskriminasi terhadap golongan minoritas, Al-Alam News Network melaporkan. Pernyataan itu datang beberapa hari setelah pasukan keamanan Saudi menangkap ulama Syiah Ayatollah Sheikh Nemer Baqer Al-Nemer. Penangkapan itu berujung dengan timbulnya unjuk rasa di bagian timur Arab Saudi, dan mensyahidkan tiga demonstran. Para ulama mengkritik kepada para pejabat Saudi untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap Syiah, tidak ada alas an apapun untuk dapat melakukan diskriminasi. Mereka juga menyerukan pembebasan tahanan politik Syiah dan Sunni. Ikut menandatangani pernyataan, termasuk Syekh Abdul karim Al-Habil, Sheikh Sadeq Al-Jubran, Syekh Muhammad Al-Ubeydan, Hassan Al-Nemer dan Sheikh Saleh Muhammad Al-Ibrahim mendesak kepda para pemuda dari provinsi ini untuk tetap melakukan protes dengan damai mereka sampai tercapai hak-hak mereka. Mereka mengatakan bahwa, pemerintah telah berkhiant dan bekerja untuk pihak asing merupakan bukti bahwa pemerintah telah gagal dalam menemukan kebenaran dan berusaha untuk menyebarkan Fitnah di kalangan umat Islam. Para ulama memperingatkan tuduhan penghianatan Syiah, akan dapat menyebabkan bentrokan agama dan etnis dinegara itu. 1059138
captcha