Tim Internasional: Syaikh Sanku Muhammadi, ketua ulama Ahlu Sunah di Perancis, setelah menziarahi makam Imam Husain as di Karbala akhirnya memeluk madzhab Syiah.
Dalam perjalanan spritualnya ke Karbala, ia sempat bertemu dengan Syaikh Walid Ba'aj, salah satu ulama Syi'ah di Karbala. Setelah memeluk madzhab Syiah, ia berkata kepada tokoh Syiah tersebut: "Sayang sekali baru saat aku berusia 68 tahun aku menyadari kebenaran yang sebenarnya."
Dalam wawancaranya dengan wartawan kami, ia mengatakan: "Kini aku memahami hakikat Syiah yang sebenarnya karena hubungan batinku dengan Imam Husain as."
Sanku Muhammadi kemudian melanjutkan: "Dengan menziarahi keluarga nabi di Madinah, aku menyadari apa yang selama ini ditutup-tutupi oleh banyak pihak. Sebelumnya aku tidak mengenal orang-orang Syiah yang sebenarnya. Oleh karenanya aku menembus keraguanku dengan melakukan perjalanan ke kota suci itu dan aku berinteraksi dengan mereka secara langsung."
Ia berpesan kepada kami untuk menyampaikan pesan itu kepada Ayatullah Sistani. Ia berkata dalam pesannya: "Sampaikan kepada Ayatullah Sistani bahwa kini aku adalah pasukannya."
Syaikh Sanku Muhammadi berasal dari Kameron. Sekitar 43 tahun ia tinggal di Perancis. Ia adalah imam jama'ah dan ketua Pusat Majelis Fatwa di Perancis dan telah membangun banyak masjid di negara-negara Eropa.
Sumber: Press TV
1062009