Syaikh Muhammad Abdul Halim Muhammad Sulaiman, yang terkenal dengan sebutan Muhammad Abudl Halim Nashrulla, seorang qari' dan muadzin Kementrian Wakaf Mesir, saat diwawancarai dengan wartawan IQNA mengatakan: "Kami sempat berkunjung dan bertemu dengan beliau. Beliau menyampaikan pesan-pesan berharganya kepada kami, dan kami sangat memahami betapa jujur beliau menyampaikan tiap perkataannya. Kejujuran itulah yang menjadi daya tarik beliau karena beliau tak dapat dibandingkan dengan selainnya."
Syaikh Muhammad Abdul Halim Muhammad Sulaiman menambahkan: "Dalam bincang-bincang kami, Ayatullah Khamene'i menekankan pentingnya hubungan bilateral antara Mesir dan Iran. Karena menurut beliiau kita semua adalah bagian dari satu umat yang sama-sama bertugas menjunjung agama dan membela Al-Qur'an yang memiliki tujuan-tujuan serta kepentingan bersama."
Ia menambahkan: "Ini adalah perjalanan pertamaku ke Iran, dan aku sangat senang sekali. Seblumnya aku hanya sempat datang ke beberapa negera seperti Turki dan Saudi Arabia. Saat aku mendapat tawaran untuk berkunjung ke Iran, aku segera menyambutnya dengan senang hati."
Ia menyarankan: "Dalam perjalanan ini kami cukup senang sekali karena penuh dengan kunjungan-kunjungan ke berbagai tempat yang sangat bermanfaat. Kami menyarankan agar acara-acara Qur'ani ditambahkan lebih banyak dalam program kunjungan ini."
Syaikh Muhammad Abdul Halim Muhammad Sulaiman menambahkan: "Undangan Iran untuk para aktifis Qur'an sangatlah berguna dan memberikan hasil yang cukup bermanfaat untuk kita semua, demikian juga untuk kedua negara."
Qari' Mesir tersebut menyatakan kesan-kesannya terhadap pameran Qur'an internasional ke-20 di Mushalla Tehran dan berkata: "Pameran tersebut sangat menarik dan megah sekali. Aktifitas-aktifitas Qur'ani Iran pasti secepatnya juga bakal dikenal dunia."
Ia mengucapkan banyak-banyak terimakasihnya kepada Iran atas undangan tersebut. Muadzin terkenal Mesir itu mengatakan: "Pada dasarnya kami adalah wakil Mesir. Saat kami kembali ke negara kami, kami akan mengkabari mereka dengan seluruh pengalaman kami."
Rombongan 77 qari' dan hafidz Mesir tersebut mendapatkan undangan kehormatan dari Republik Islam Iran atas kerjasama Lembaga Kebudayaan dan Hubungan Islami. Mereka juga sempat berkunjung ke kantor pusat IQNA di Tehran beberapa hari yang lalu.
1062515