Abbas Ali Sayid, seorang qari’ asal Jerman yang hadir dalam Kompetisi Qur’an Internasional Khusus Para Mahasiswa Keempat saat diwawancarai dengan wartawan IQNA mengatakan: “Aku yakin bahwa hanya membaca Qur’an saja tanpa menghayati maknanya tidak memiliki nilai yang terlalu berarti.”
Ia menambahkan: “Banyak sekali orang-orang yang tersesat karena meninggalkan ajaran yang dikandung oleh Al-Qur’an.”
Menurutnya, aliran dan faham Wahabiah bemuara dari ditinggalkannya ajaran Qur’an. Karena dalam Al-Qur’an kita semua diajarkan untuk bersatu dan menghindari fitnah, sedangkan orang-orang Wahabi menebar fitnah dan memperpecah belah umat.
Tentang revolusi Islam Iran, ia mengatakan: “Revolusi Islam Iran adalah faktor penting yang membuat Islam tetap hidup, khususnya ke-Syiahan. Republik Islam Iran adalah poros utama tetap hidupnya umat Syiah dan para pecinta Ahlul-Bait.”
Abbas Ali Sayid adalah mahasiswa ilmu fisika di Jerman yang akan mengikuti Kompetisi Qur’an Internasional Khusus Para Mahasiswa Keempat di Iran.
1082134