IQNA

12:16 - October 09, 2010
Berita ID: 2008964

Pujian Surat Kabar Kuwait atas Fatwa Persatuan pemimpin Revolusi Islam Iran

Abdun Nabi Al Atthar editor surat kabar Kuwait memasukkan makalah yang berisikan fatwa pemimpin revolusi Islam sayyid Ali Khamene’i yang mengajak kepada persatuan dalam menghadapi berbagai bentuk penghinaan dan agar menghormati tokoh-tokoh muslim yang di hormati oleh ahli sunnah.

IQNA mengutip dari surat kabar Kuwait “Al Qobs” bahwa Abdun Nabi Al Atthar dalam makalahnya memuat isi fatwa Ayatollah Al Udzma Sayyid Ali Khamene’I, dan pada tulisan selanjutanya: sikaf Ayatullah Khamenei dalam menggagalkan konspirasi musuh-musuh umat Islam, yang berusaha untuk menciptakan perpecahan dan fitnah diantara barisan-barisan kaum muslimin.

Dalam kelanjutan makalahnya ini, dari penekanan-penekanan yang biasa disampaikan oleh beliau yang memuji akan pentingnyanya pendekatan dan memperkuat dan persatuan diantara kaum muslimin adalah: pengadopsian sikaf ini oleh pemerintahan dan ulama’ serta maroji’ terkemuka syiah begitu juga hazrate Ayatullah Khamenei bukanlah perkara yang menakjubkan, karena perbuatan serta pernyataan ini adalah kepanjangan dari keluarga Rasulullah saw.

Syekh Kholid Al Mala, presiden dari komonitas ulama sunni Irak cabang Selatan, juga memuji fatwa Ayatullah sayyid Ali Khamenei baru-baru ini, dan menghendaki diadakan pertemuan secara langsung dengan di hadiri para ulama dan para pemikir Muslim dan perwakilan dari berbagai institusi keagamaan dengan rencana untuk menghadapi konspirasi yang menciptakan fitnah-fitnah perpecahan diantara kaum muslimin

Fatwa pemimpin revolusi Islam Iran sayyid Ali Khamenei yang mengharamkan perkataan yang tidak baik dan tuduhan tidak layak atas ummul mukminin, Aisyah dan tokoh-tokoh muslim yang di hormati oleh para ahli sunnah, pada penghinaan yang di sampaikan oleh Yasir Al Habib salah seorang ulama syiah Kuwait, kepada Aisyah dan di harapkan kepada komonitas ulama intlektual syiah wilayah Ihsa’ Saudi Arabia setuju dengan fatwa yang disampaikan oleh pemimpin revolusi Islam Iran.

mengeluarkan fatwa pada pemimpin Islam di bidang ini adalah disajikan.
Fatwa respon tertinggi mengutuk Syiah di Kuwait, menghina ulama Syiah kepada Nabi istri Aisha (SAW) dan secara luas diterima oleh penerbitan ulama dan pemikir dunia Muslim, termasuk lembaga keagamaan al-Azhar, gagal, dan mencerminkan media yang luas dan pers di dunia Muslim ditemukan.

Fatwa ini merupakan respon tertinggi di kalangan orang-orang syiah dalam mengutuk penghinaan seorang ulama (Ruhani) kepada Aisyah istri Nabi saw. Dan keluarnya fatwa tersebut mendapat sambutan di kalangan para ulama’, cendikiawan islam sedunia, diantaranya mendapat perhatian juga dari institusi keagamaan Al Azhar dan mencerminkan media yang luas dan pers di dunia muslim.

669736
captcha