IQNA

Putra Syahid Haniyeh: Saya Rindu Sesi Pembacaan Alquran Ayah Saya

10:07 - August 03, 2026
Berita ID: 3483965
Putra Syahid Haniyeh
IQNA - Putra Syahid Haniyeh menyatakan bahwa ayahnya adalah seorang guru, pembimbing, pemimpin, ayah yang baik hati, dan sahabat di rumah, dan menambahkan: "Saya merindukan suaranya yang indah, kehadirannya yang hangat, pertemuan kami dengannya, dan sesi membaca Alquran di rumah."

Menurut Iqna mengutip Anadolu Agency, Abdul Salam Haniyeh, putra Ismail Haniyeh, mantan kepala biro politik Hamas yang dibunuh oleh rezim Zionis di Teheran dua tahun lalu, telah berbagi detail tentang kehidupan dan karakter pemimpin perlawanan Palestina yang hebat ini.

Kesyahidan 75 Anggota Keluarga

Abdul Salam Haniyeh mengumumkan dalam sebuah wawancara dengan Anadolu Agency bahwa lebih dari 75 anggota keluarga dan kerabatnya serta 250 anggota klan Al-Hajj telah syahid selama perang Israel melawan Jalur Gaza.

Sambil berdiri di depan potret keluarga besar yang tergantung di dinding, Abdus Salam menunjuk ke wajah-wajah kerabatnya yang telah syahid dalam perang tersebut.

Ia memperlihatkan tiga putra Ismail Haniyeh, Muhammad, Hazem, dan Amir, beserta beberapa cucu, yang gugur dalam serangan Israel pada 10 April 2024, yang bertepatan dengan hari pertama Idul Fitri.

Guru, Pembimbing, dan Ayah yang Penyayang

Abdul Salam menggambarkan ayahnya sebagai seorang pria yang menggabungkan peran sebagai ayah, mentor, pemimpin, dan teman. “Di rumah, ayah saya adalah seorang guru, pembimbing, pemimpin, ayah yang penyayang, dan teman,” katanya.

Dia menambahkan: "Saya sangat merindukan suaranya yang indah, kehadirannya yang hangat, kunjungan kami bersamanya, dan sesi membaca Alquran di rumah."

Tetaplah berbaur dengan masyarakat.

Menurut Abdul Salam, salah satu nasihat terpenting ayahnya adalah untuk tidak pernah memisahkan diri dari orang-orang biasa dan dari kamp pengungsi pesisir di Gaza, tempat keluarga itu dibesarkan.

Sang ayah mendorong anak-anaknya untuk tetap rendah hati, menjaga ikatan keluarga, melayani masyarakat, terus berdoa dan membaca Alquran, serta bersama orang lain dalam suka dan duka mereka. (HRY)

 

4367559

captcha