IQNA

6:42 - May 16, 2016
Berita ID: 3470381
CHINA (IQNA) - China sedang membangun sebuah taman Islam dengan tujuan penyebaran komunikasi dengan negara-negara Islam Timur Tengah dan tempat-tempat lainnya.

Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari harian The Independent, Taman Kebudayaan Hui yang dinamai juga dengan "World Muslim City” akan dibangun sampai tahun 2020 dengan anggaran miliaran dolar guna menyiapkan penyebaran komunikasi negara tersebut dengan negara-negara Islam.

Menurut harian China Dily, pemerintah China yang telah memulai proyek ini sejak tahun 2012 sampai sekarang telah mengeluarkan anggaran sekitar 4 miliar dolar.

China mengharap dengan pembangunan taman ini, disamping menambah hubungan perdagangan dengan negara-negara Islam, juga merubah pandangan sikap buruk negara ini dengan minoritas muslim Uighur.

Taman ini berada di kawasan Yinchuan, di Provinsi Ningxia, China, dimana populasi besar muslim keturunan Hui China tinggal di situ. Kaum muslim Hui berbeda dengan kaum muslim Uighur, dalam aspek etnis mereka menyerupai suku Hamn, yang mayoritas membentuk populasi China.

Taman ini memiliki sebuah bangunan bernama Istana emas, yang memiliki kubah dan menara dan para pengunjung saat masuk harus melepaskan alas kakinya dan para wanita dapat mengenakan hijabnya.

Taman ini akan dikelola oleh komunitas muslim Hui China dan tidak memperdulikan komunitas muslim Uighur, yang mayoritas tinggal di kawasan Xinjiang China dan bertahun-tahun menjadi target penindasan pemerintah China.

Komunitas Uighur menghadapi ketegangan etnis, agama dan ekonomi dan kelompok-kelompok HAM seperti Organisasi Amnesty Internasional dan sebagian negara-negara Islam mengungkapkan kekhawatiran terhadap kondisi minoritas ini.

Sensor, penindasan dan pembatasan kebebasan beragama di kawasan Xinjiang termasuk problem utama komunitas muslim Uighur.

http://iqna.ir/fa/news/3497673

Kunci-kunci: China ، Peradaban Islam
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\