
Menurut Iqna mengutip Islamic Relief, Islamic Relief America, bekerja sama dengan Share Center, menyelenggarakan acara amal untuk menyiapkan dan mendistribusikan ribuan makanan kepada warga miskin di Lexington, Kentucky, Amerika Serikat.
Puluhan sukarelawan, baik Muslim maupun non-Muslim, berpartisipasi dalam menyiapkan makanan berupa nasi, kacang-kacangan, dan keripik wortel di gimnasium Lexington Academy, mengumumkan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk melampaui sekadar menyediakan makanan, tetapi juga mencakup pelayanan masyarakat dan meningkatkan kesadaran tentang Islam melalui kegiatan amal.
Hafiz Zayd Shabandri, koordinator pengembangan untuk Islamic Relief of America, mengatakan bahwa makanan tersebut akan didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan di pusat Kentucky, menambahkan bahwa inisiatif ini mencerminkan semangat kerja sama dan solidaritas komunitas. Arash Ansari, manajer nutrisi di Share Center, mengatakan tujuan kampanye ini adalah untuk menyediakan sekitar 20.000 hingga 30.000 makanan, yang akan didistribusikan melalui Share Center, bank makanan, dan beberapa organisasi amal lainnya.
Penyelenggara mencatat partisipasi sekitar 100 relawan, termasuk mahasiswa dan relawan lokal, dan menekankan respons positif serta dukungan luas dari masyarakat terhadap inisiatif ini.
Mahasiswi Inggris Sarah Ghanem menekankan pentingnya memperkuat ikatan sosial, dan menyatakan bahwa kerja sama dan dukungan terhadap orang lain adalah fondasi dari masyarakat yang kohesif.
Kampanye ini, sebagai upaya untuk mendukung ketahanan pangan dan mempromosikan kohesi sosial, hadir pada saat Kentucky menghadapi tantangan ketahanan pangan yang signifikan, dan menurut Feeding Kentucky hampir 700.000 orang menderita kerawanan pangan. Kampanye ini menyoroti pentingnya inisiatif amal dalam menjembatani kesenjangan pangan dan mendukung kelompok yang paling rentan. (HRY)