IQNA

0:35 - July 12, 2016
Berita ID: 3470521
MESIR (IQNA) - Universitas religi Al-Azhar setelah satu pekan akhirnya mengecam peledakan mematikan kawasan Karada di pusat Baghdad dan bagian Balad, yang terletak di selatan Tikrit.

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari Al-Alam, Al-Azhar, Minggu dengan memublikasikan sebuah statemen yang menganggap peledakan-peledakan tersebut kontras dengan ajaran-arajan agama dan mengecam ledakan tersebut yang telah menewaskan serta melukai puluhan lainnya.

Al-Azhar dalam statemen tersebut dengan mengisyaratkan serangan teroris kawasan Karada dan al-Shaab di pusat dan utara ibukota Irak Baghdad dan bagian Balad di propinsi Salahuddin menegaskan, aksi-aksi buruk teroris ini tidak selaras dengan ajaran-ajaran Islam, agama samawi dan dasar-dasar kemanusiaan dan menolak bahaya terorisme mengharuskan kesolidaritasan semua kelompok dan pasukan-pasukan Irak, dan mengenyampingkan perpecahan serta memprioritaskan kemaslahatan-kemaslahatan tinggi Irak untuk menyelesaikan problem-problem masyarakat negara ini.

Propinsi Salahuddin (8 Juni 2016) menyaksikan tiga ledakan di pusara Sayyid Muhammad di bagian Balad, yang terletak di selatan kota Tikrit, yang menewaskan 30 orang dan melukai 50 lainnya.

Baghdad juga di hari Minggu pagi (3/7) menyaksikan ledakan bom bunuh diri mobil sarat dengan bom di kawasan Karada di pusat ibukota tersebut, yang menewaskan 290 orang dan melukai lebih dari 200 warga Irak.

http://iqna.ir/fa/news/3514174

Kunci-kunci: Alazhar ، Ledakan ، Baghdad
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\