IQNA

Eksklusif IQNA:
9:03 - August 13, 2016
Berita ID: 3470603
INDIA (IQNA) - Dr Zakir Abdul Karim Naik lahir pada tahun 1965 Masehi di kota Mumbai India, kurang lebih ia tampil di saluran-saluran TV dunia setiap hari.

Menurut laporan IQNA, Dr Zakir Abdul Karim Naik termasuk salah seorang mubalig yang tampil pada hari-hari ini dengan nama Islam dan penampilan modern (berdasi, berjas dan bercelana panjang) di tengah-tengah kaum muslim dan non muslim dan mendakwahkan agama suci Islam selaras dengan kebijakan-kebijakan para pemimpin wahabi; sementara banyak sekali di situs-situs dan majelis-majelis Islam, domestik dan luar negeri menyebutnya dengan nama-nama seperti orang alim dan mubalig handal agama Islam; khotib aktif internasional dalam lingkup Islam, yang memiliki popularitas dan keterampilan khusus dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang Islam!

Turunnya Popularitas Pasca Terbongkarnya Hubungan dengan Arab Saudi

Dr Naik sama sekali tidak memiliki popularitas di tengah-tengah para ulama dan di pelbagai agama lainnya, juga selain tidak ada popularitas, bahkan ia termasuk orang yang tidak disukai. Baru-baru ini, ia juga kehilangan popularitasya di tengah-tengah masyarakat. Dr Naik saat memperkenalkan dirinya sebagai muslim dan tidak mendukung kelompok manapun, maka kecintaan terhadapnya semakin bertambah di tengah-tengah kaum muslim awam, namun saat hubunganya dengan Arab Saudi dan wahabi terbongkar, maka popularitasnyapun semakin menurun dan lambat laun secara terang-terangan berubah menjadi penyebar ideologi dan keyakinan-keyakinan ekstrem salafi dan wahabi dan dengan memublikasikan ideologi tersebut ia mengkritik para pelbagai agama dan mazhab lainnya dan mulai mendiskreditkan mereka.

Pidato Kebencian

Dr Naik melakukan pidato-pidato kontroversional di pelbagai negara dan kini ia dikenal sebagai orator penyulut kebencian.

Ejekan dan Merusak Citra Kaum Muslim; Hasil Pidato

Dr Naik setiap waktu menjadi sorotan media karena statemen-statemen kontroversionalnya dan banyaknya dukungan terhadapnya menyebabkan rusaknya cintra kaum muslimin melebihi sebelumnya dan kelompok, agama dan mazhab yang ada di India melihat kondisi dan pertikaian antara kaum muslimin dengan pandangan mengejek dan bahkan statemen-statemen tersebut disalahgunakan untuk merusak dan melemahkan kaum muslim.

Penistaan Secara Gamblang terhadap Situs-situs Pelbagai Agama

Ia mendukung kelompok Taliban, Jabhat al-Nusra dan ISIS, dan bahkan selain tidak mencerca mereka, justru malah menjustifikasinya. Ia mendisktreditkan pelbagai agama dan mazhab dan dengan gamblang menghina situs-situs mereka dan semua statemen-stetemen kontroversioanlnya ditayangkan di media-media umum dan cannel TV nya.

Penistaan terhadap Rasulullah (Saw) dan Reaksi Darul Uloom yang dekat dengan Wahabi

Salah satu statemen kontroversionalnya yang ditayangkan di media-media adalah selain menjelaskan ideologi-ideologi ekstrem wahabi tentang keharaman tawasul dan kesyirikannya, ia juga mendiskreditkan kesucian Rasulullah (Saw), yang menyebabkan reaksi keras kaum muslim dan bahkan Darul Uloom Doeband yang di kalangan pelbagai aliran Islam yang ada di India yang lebih dekat dengan wahabi ketimbang lainnya, lewat sebuah fatwa mengingatkan masyarakat mengenai mendengarkan pidato-pidatonya. Dalam fatwa tersebut dikemukakan, tidak perlu mengikuti Naik; karena ilmunya tidak mendalam, karenanya kehilangan kredibilitas dan kaum muslim tidak semestinya mendengarkan pidatonya.

Dalam fatwa yang lain dikemukakan, kita tahu bahwa ia adalah wakil selain para muqalid salafi dan jauh dari ilmu dan hikmah. Ia memublikasikan ucapan-ucapan kontroversional nan jahat dan menyesatkan kaum muslim awam.

Dr Naik Mendakwahkan Islam dari Dirinya Sendiri

Maulana Mehmood Daryaabadi, sekjen dewan ulama India berkata, ia bukan seorang yang alim, dan bukan mufti, ia mendakwahkan Islam dari dirinya sendiri.

Mendukung Yazid dan Penentangan Para Non Muslim

Salah satu statemen kontroversional Dr Naik yang menyebabkan karekternya dibenci di seluruh pelbagai agama dan mazhab, terkhusus dalam komunitas Syiah adalah dukungannya terhadap Yazid dalam melawan Imam Husein (As) dan statemen ini sama sekali tidak dapat diterima, bahkan oleh para non muslim sekalipun, dimana di situ komunitas Hindu, Buddha, dan selainnya mencintai Imam Husein (As).

Hubungan Serangan Teroris Bangladesh dengan Dr Zakir Naik

Dr Zakir Naik baru-baru ini juga menjadi sorotan utama media-media karena kemungkinan memiliki andil dalam serangan teroris Bangladesh (para pelaku serangan ini mengklaim bahwa ucapan-ucapan Dr Zakir Naik sebagai motivasi dan pendorong mereka untuk melakukan aksi-aksi teroris tersebut), sementara Ia tinggal di luar India, yaitu Arab Saudi, dengan demikian orang-orang yang tidak suka dengannya, pasca serangan teroris Bangladesh – mulai menentangnya dan meminta supaya ia dihukum, meski ini belumlah terbukti dan pengadilan berlepas diri darinya; namun pemerintah, partai dan kelompok-kelompok ekstrem sekarang ini juga melihat dengan pandangan keragu-raguan terhadap Dr Naik serta mengawasi dan mengontrol aktivitas-aktivitasnya dan bahkan memberikan batasan-batasan untuknya.

Di penghujung dapat dikatakan, India merupakan tempat kelahiran pelbagai agama dan kawasan 72 kelompok, di kawasan ini tidak ada tempat untuk kebencian dan konflik religi, kedamaian kawasan ini; bahkan semua dunia dalam perdamaian, toleransi, ketenangan dan keamanan, karenanya pendekatan politik dalam telaah praktis pelbagai agama harus pemahaman bersama dan dialog berdasarkan hikmah dan mauidzah hasanah serta menjauhi konflik dan kritikan keras, tajam, penistaan dan pendiskreditan selainnya.

http://iqna.ir/fa/news/3521346

Kunci-kunci: Iqna ، Dr.Naik ، Islam ، Mengada-ada ، Wawancara
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha: