IQNA

17:46 - September 10, 2016
Berita ID: 3470681

Pertemuan untuk Pengumpulan Mushaf Masjidil Aqsha

PALESTINA (IQNA) - Syaikh Mohammad Hussein, Grand Mufti Quds dan Palestina, Kamis (8/9) meminta pengumpulan mushaf-mushaf al-Quran dengan nama mushaf Masjidil Aqsha, yang memiliki kesalahan cetak.

Pertemuan untuk Pengumpulan Mushaf Masjidil Aqsha

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari Palestine Online, Syaikh Mohammad Hussein, Ketua Dewan Tinggi Fatwa Palestina mengatakan, mushaf al-Quran Masjidil Aqsha termasuk percetakan penerbit Mansour Gaza, yang mendapatkan izin cetak pada tahun 2009 M, dengan nomor 158, dari lembaga riset Islam al-Azhar Mesir.

"Naskah al-Quran yang ada di Palestina ini dikenal dengan Mushaf Masjidil Aqsha, tidak memiliki halaman 451 – 456.” Imbuhnya.

Syaikh Mohammad Hussein menegaskan, demikian juga, percetakan keenam al-Quran ini dipublikasikan oleh lembaga penerbit Darul Fikr Beirut, dimana terdapat kesalahan cetak dalam surah al-Mukminun ayat 114, yaitu di atas huruf Ain dalam kalimat Ta’lamun ada titiknya, yang ditulis dengan Taghlabun (dengan kata Ghain).

Ia menambahkan, demikian juga dalam percetakan keenam al-Quran ini, yang dicetak di Beirut, dalam surah An-Nisa ayat 130, dalam kalimat Yaghuni, huruf Nun tidak ada titiknya.

Grand Mufti Quds dan Palestina menegaskan urgensi pentingnya kejelian dalam percetakan dan meminta semua perpustakaan, lembaga penerbit dan orang-orang yang memiliki naskah-naskah al-Quran yang ada kesalahan cetak supaya menyerahkannya ke Darul Fatwa Palestina guna dilakukan perbaikan.

http://iqna.ir/fa/news/3528988

captcha