IQNA

20:14 - May 26, 2018
Berita ID: 3472211
MESIR (IQNA) - Hari kelima kegiatan dan seminar DIHQA didedikasikan untuk mengadakan seminar tentang Perempuan dalam Alquran, sementara itu Omar Abdul Kafi Mesir menjadi nara sumbernya.

 Seminar Perempuan dalam Alquran di Dubai

Menurut laporan IQNA dilansir dari quran.gov.ae, musabaqoh DIHQA biasanya dimulai setiap tahun dari dekade pertama bulan suci Ramadhan dan berlanjut hingga 20 Ramadhan, tetapi pada dekade pertama Ramadhan, seminar keagamaan dan Qurani dipresentasikan dengan dihadiri para mubalig, ulama, peneliti dan sarjana dunia Islam.

Dalam hal ini, hari kelima dari bagian program seminar DIHQA dimulai dengan lantunan tilawah ayat-ayat Alquran oleh Yus Ahmed Jabr, qori Mesir dan kemudian, Omar Abdul Kafi, mubalig dan peneliti Mesir bidang keajaiban Alquran, berbicara tentang kedudukan perempuan dalam Alquran.

Omar Abdul Kafi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Tuhan menciptakan kita dan mengajarkan kita rahasia. “Zat Allah swt menciptakan pasangan pria dan wanita, sehingga kata "perempuan"disebutkan dalam Alquran sebanyak 1387 kali, sementara kata pasangan sebanyak 69 kali dan kata ganti yang kembali ke istilah ini disebutkan 200 kali dalam Alquran, dan ini menunjukkan kedudukan keberadaan makhluk ini,” ucapnya.

"Tidak ada artinya mengecualikan wanita dari pakaian wanita," katanya. Para pembangkang telah mendiskreditkan perempuan, sementara para moderat percaya mereka setara dengan pria dan berbeda dengan mereka dalam beberapa perkara.

Abdul Kafi melanjutkan, berdasarkan firman Allah dalam Alquran, “Anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan” (Ayat 36 dari surah Ali Imran), ada perbedaan dalam penampilan fisik, kekuatan fisik, karakter, kepribadian dan kasih sayang antara pria dan wanita.”

Dia demikian juga mengisyaratkan pada beberapa ibu dan perempuan-perempuan hebat penentu sejarah, dan menambahkan bahwa perempuan pertama yang disebutkan dalam Alquran adalah ibu kami, Hawa dan yang terakhir dari mereka adalah "Hammalah al-Hathab" (istri Abu Jahal, paman Nabi (saw).

Abdul Kafi demikian juga menyebutkan Sarah, Hajar, Asiah, istri Firaun, istri Imran, istri Zakariya, Maryam, istri-istri Nabi (saw) termasuk perempuan-perempuan lain yang disebutkan dalam Alquran, dan menambahkan, dalam Alquran telah dituturkan beberapa tema seperti Ummu Musa, Ummu Isa, Ummu Yahya, namun tidak disebutkan Ummu Muhammad (saw), karena dengan kelahiran beliau, semua umat manusia dilahirkan.

Musabaqoh DIHQA ke-20 tahun ini diadakan dengan partisipasi para hafiz Quran dari 104 negara. Bagian utama musabaqoh akan dimulai pada hari ke-7 Ramadhan di Kamar Dagang dan Industri Dubai dan akan berlanjut sampai tanggal 20 bulan ini, dan Mohammad Reza Zahedi, hafiz remaja, akan menghadiri musabaqoh mewakili Republik Islam Iran.

                                                    

http://iqna.ir/fa/news/3716996

 

 

 

Kunci-kunci: Mesir ، Seminar ، Perempuan dalam Alquran ، Dubai ، IQNA
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\