IQNA

IQNA:
13:53 - July 19, 2019
Berita ID: 3473283
IRAN (IQNA) - Komunitas Hazara kebanyakan adalah Syiah dan dari ras Mongol yang telah meninggalkan Asia Tengah dan memerintah selama berabad-abad di berbagai bagian Asia. Kelompok ini mudah diidentifikasi di Pakistan, yang menjadikan mereka sebagai sasaran serangan kelompok-kelompok ekstremis.

Menurut laporan IQNA, komunitas Hazara adalah salah satu masyarakat pribumi di wilayah pegunungan "Hazarajat" Afganistan, yang juga hadir di negara-negara tetangga, dan bahasa "Hazaragi" adalah salah satu cabang dari bahasa Dari.

Sekelompok minoritas Hazara tinggal di Pakistan, terutama di Quetta, dan demikian juga beberapa dari mereka tinggal di Iran. Komunitas Hazara memiliki tiga mazhab, Syiah Ja'far (Itsna Asy’ari), Syiah Ismaili, dan Sunni Hanafi. Mereka merupakan kelompok etnis terbesar ketiga di Afganistan dan populasi minoritas besar di Pakistan dengan populasi 650-900 ribu orang.

Syiah Hazara Pakistan dan Lika liku Kehidupan di Pinggiran

Minoritas Hazara memiliki dua lapisan: di satu sisi, mazhab, dan di sisi lain, penampilan Hazara, yang berbeda dari orang lain di Afganistan dan Pakistan. Pada tahun 1890-an, Emir Abdul Rahman berkuasa di Afganistan. Untuk mengendalikan wilayahnya dan mengontrol kelompok yang bermasalah dengan ketakutan, ia menjalankan pada komunitas Hazara dan menjadikan mereka sebagai pelajaran bagi orang lain. Hazara adalah sasaran empuk dengan penampilan agama yang berbeda. Beberapa Hazara melarikan diri, tetapi banyak dari mereka tetap tinggal. Orang-orang Hazara mengatakan kurang dari setengah dari mereka yang selamat dari insiden itu.

Syiah Hazara Pakistan dan Lika liku Kehidupan di Pinggiran

Quetta, ibukota negara bagian Balochistan Pakistan, memiliki populasi 2.300.000 orang, di mana sekitar 500.000 orang tinggal di dua lingkungan Mari Abad dan Hazara. Menurut salah satu pejabat pemerintah propinsi Balochistan Pakistan, kedua lingkungan itu dilindungi oleh puluhan pos pemeriksaan keamanan dan 600 garda bersenjata. Propinsi besar Pakistan ini satu perbatasan dengan Afganistan dan Iran.

Komunitas Hazara Bersembunyi dari Ketakutan Ekstremis

Komunitas Syiah Hazara Pakistan dipaksa untuk bersembunyi di dua lingkungan pinggiran Quetta karena takut akan serangan ekstremis. Pihak berwenang Pakistan tampaknya tidak mampu melindungi kelompok ini. Hazara dapat dengan bebas melakukan perjalanan ke Quetta, tetapi kebanyakan tidak melakukannya karena takut akan serangan.

Syiah Hazara Pakistan dan Lika liku Kehidupan di Pinggiran

Pasar Grosir Quetta

"Sekitar 10 - 15 tahun, kami berada dalam kondisi pengepungan karena serangan sektarian dan radikal. Semua inspeksi ini telah dibuat untuk keamanan kami, tetapi kami merasa bahwa kami terpisah dari masyarakat," kata Sardar Sahil, seorang pengacara dan aktivis Hak Asasi Manusia Hazara

Ketika kembali ke rumah, dia membawa pistol dan menurut penuturannya, sangat bergantung pada kelompok keamanan.

Syiah Hazara Pakistan dan Lika liku Kehidupan di Pinggiran

Sardar Sahil, seorang pengacara dan aktivis Hak Asasi Manusia Hazara, dia membawa pistol demi keamanan.

Komunitas Hazara kebanyakan adalah Syiah dan dari ras Mongol yang telah meninggalkan Asia Tengah dan memerintah selama berabad-abad di berbagai bagian Asia. Kelompok ini mudah diidentifikasi di Pakistan, yang menjadikan mereka sebagai sasaran serangan kelompok-kelompok ekstremis seperti Lashkar-e-Jhangvi dan ISIS di Pakistan dan Afganistan.

Menurut statistik PBB, kelompok-kelompok militan yang didukung Taliban telah menewaskan lebih dari 1.500 minoritas Hazara di Pakistan selama satu dekade. Kekerasan berkelanjutan terhadap komunitas Hazara telah dilakukan dalam bentuk serangan bom bunuh diri, pembunuhan yang ditargetkan dan pemboman yang telah memaksa mereka untuk tinggal di daerah tertutup dan dilindungi, yang telah menciptakan banyak masalah ekonomi bagi mereka.

Menurut Mohammad Jibran Nasir, seorang aktivis HAM Pakistan, alasan utama kekerasan terhadap komunitas Hazara adalah konflik sektarian. Dia menunjukkan bahwa Hazara dari minoritas Syiah lainnya lebih banyak diserang.

Syiah Hazara Pakistan dan Lika liku Kehidupan di Pinggiran

Nasir lebih lanjut mengatakan, "Setiap kali orang Hazara menjadi sasaran kekerasan dan serangan oleh kelompok-kelompok militan, orang-orang selain minoritas Hazara diundang ke televisi untuk berbicara tentang penganiayaan dan penyiksaan yang meluas."

Terlepas dari menguatnya keamanan dalam beberapa tahun terakhir, dan bahwa sebagian besar orang Hazara telah dipindahkan ke wilayah yang dilindungi, para militan ekstremis dan radikal masih menyerang minoritas ini. Salah satunya adalah serangan berupa ledakan yang terjadi pada bulan April, yang telah menewaskan 24 orang, termasuk delapan orang adalah minoritas Hazara.

Syiah Hazara Pakistan dan Lika liku Kehidupan di Pinggiran

Perlindungan pasukan keamanan

Peristiwa itu membuat kelompok minoritas semakin dilindungi oleh pasukan pemerintah Pakistan, pasukan yang gagal menghentikan bom bunuh diri di tengah-tengah penduduk. Serangan ISIS dan Lashkar-e-Jhangvi adalah serangan terbaru dari serangkaian serangan terhadap kelompok Hazara. Salah satu serangan paling mematikan terhadap kelompok itu terjadi pada bulan April 2013, yang menewaskan sekitar 200 orang.

Karena rasa tidak aman, banyak bisnis sosial Hazara, yang berada di pasar grosir sibuk Quetta, telah dialihkan ke Hazara atau Mari Abad.

Komunitas minor Syiah Hazara khawatir dan tidak puas dengan kondisi yang ada. Beberapa dari mereka masih mencari pekerjaan di Quetta. Pekan lalu Quetta menjadi tuan rumah pertama hari peringatan budaya Hazara untuk memamerkan sejarah, musik, dan tradisi kelompok ini.

Syiah Hazara Pakistan dan Lika liku Kehidupan di Pinggiran

Anak-anak Hazara, Mari Abat Pakistan

Dalam percakapan dengan Reuters, Abdul Khaliq Hazara, kepala Partai Demokrat Hazara Pakistan (HDP), mengatakan komunitas Hazara berusaha menyatakan keberatan-keberatannya terhadap situasi saat ini secara damai.

Syiah Hazara Pakistan dan Lika liku Kehidupan di Pinggiran

Abdul Khaliq Hazara, kepala Partai Demokrat Hazara Pakistan (HDP)

Nargis Hazara dan Kehidupan Manis Olahraga

Nargis Hazara, juara olahraga karate dari minoritas Hazara di Pakistan, mengatakan: "Berita media internal tentang Hazara kebanyakan tentang target mereka menjadi serangan sektarian atau mengadakan protes untuk perlindungan, tetapi komunitas ini berkembang pesat."

Nargis Hazara, yang memenangkan medali dalam seni karate pada tahun lalu, mengatakan: "Masing-masing dari kita mencari impian dan tujuan hati kita untuk mengubah citra mental tentang orang-orang Hazara di dunia, terutama Pakistan."

Syiah Hazara Pakistan dan Lika liku Kehidupan di Pinggiran

Nargis Hazara, juara olahraga karate dari minoritas Hazara di Pakistan

http://iqna.ir/fa/news/3825758

Kunci-kunci: Iran ، Syiah Hazara ، Kehidupan
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\