IQNA

19:37 - September 18, 2019
Berita ID: 3473446
INDONESIA (IQNA) - Himpunan Jam'iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) dan perusahaan Bahaso, menandatangani nota kesepahaman untuk mengelola program-program digital Alquran.

Menurut laporan IQNA dilansir dari atase kebudayaan Iran di Indonesia, Ketua Jam'iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) dan PT Bahaso Intermedia Cakrawala baru-baru ini menandatangani MoU. Kolaborasi ini adalah tentang mengelola program-program digital Alquran.

Penandatanganan MoU tersebut datang langsung dari Saifullah Maksum, Ketua Jam'iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) dan Allana Abdullah, Chief Executive Officer Bahaso.

Ketua JQHNU menyambut tawaran PT Bahaso untuk berkolaborasi dalam mengelola program-program digital Alquran, karena himpunan tersebut berpikir tentang bagaimana memublikasikan Alquran di kalangan generasi muda.

Menurut Saifullah Maksum, Jam'iyyatul Qurra Indonesia mampu melakukan kegiatan Alquran, tetapi jika kemampuan ini tidak didukung oleh cara yang memadai, itu tidak akan menghasilkan hasil yang efektif. Oleh karena itu, kemitraan dengan PT Bahaso ini merupakan langkah strategis bagi NU untuk memberdayakan kaum muda dan memberi mereka alat baru untuk mempelajari Alquran dan ilmu agama mereka.

Allana Abdullah, CEO Bahaso, juga mengatakan bahwa intensifikasi radikalisme agama dan ekstremisme dan penyebaran penyimpangan intelektual di kalangan generasi muda sangat mengkhawatirkan dan muncul dari pemilihan tempat belajar agama.

Dia menambahkan: hal ini mengharuskan perusahaan untuk meluncurkan sebuah program dalam bentuk “Islami” sehingga generasi muda dan masyarakat secara keseluruhan dapat mempelajari Alquran dan Islam dengan lebih mudah.

Allana Abdullah menegaskan: “Saat ini, generasi baru dan seterusnya tidak dapat berkonsentrasi penuh pada saat membaca dan mereka lebih memprioritaskan belajar sesuatu melalui film, audio, atau keduanya. Jadi jika kita tidak berinovasi di jalan ini, akan sulit untuk mengajak generasi berikutnya untuk mempelajari Alquran dan memahami artinya. Itu sebabnya kami, sebagai penyedia teknologi, ingin memanfaatkan alat yang ada sehingga masyarakat dapat membaca Alquran dengan mudah.”

Manajemen Program Digital Alquran di Indonesia

Keterangan gambar: Penandatanganan MoU Kerjasama Jam'iyyatul Qurra dan Chief Executive Officer Bahaso

 

http://iqna.ir/fa/news/3842565

Kunci-kunci: Indonesia ، Manajemen ، Program Digital ، Alquran
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\