IQNA

6:08 - January 04, 2020
Berita ID: 3473800
IRAN (IQNA) - Syahadah Mayjen Qasem Soleimani oleh pasukan AS telah memicu tanggapan luas dari para netizen di seluruh dunia.

Menurut laporan IQNA, pengguna Twitter dari seluruh dunia bereaksi atas syahadah Mayjen Qasem Soleimani.

Seorang pengguna bernama Kalib Maupin menulis, “Jika Anda mendukung kematian Qasem Soleimani, maka Anda akan mendukung ISIS. Iran tidak pernah menyerang Amerika Serikat, tetapi teroris Wahabi yang berafiliasi dengan Saudi telah berulang kali menyerang Amerika Serikat. Karena kematian Soleimani, keamanan Amerika lebih terancam. Trump memberikan hadiah yang bagus untuk para teroris.”

Pengguna lain, Sayyidah Laila Jafari juga menulis: Penyebutan nama Ali (as) tidak pernah mudah. Tapi kami memanggil namanya sampai nafas terakhir. Syahadah lebih manis dari pada madu. Semoga jiwamu beristirahat dalam damai, wahai jawara Soleimani!

Pengguna lain, Jack Brown, menulis di halaman Twitter-nya: Pembunuhan Qasem Soleimani tanpa persetujuan kongres dapat mengacaukan seluruh area. Trump secara mental tidak patut untuk menjadi presiden.

Sayyidah Zahra, seorang pengguna lainnya menulis: Soleimani adalah jawara kami. Dalam beberapa hari mendatang Amerika akan memahami ini dengan sangat baik. Tunggu sebentar.

Pengguna Twitter lain, Sara Abdullah, dalam akun Twitternya menggambarkan tindakan anti-Iran Trump sebagai berikut: menyebarkan terorisme di wilayah tersebut; memberikan sejumlah sanksi kepada Iran, yang membahayakan ribuan nyawa warga Iran, selalu mengancam Iran dengan perang dan sekarang membunuh komandan anti-ISIS Iran.

Pengguna lain, Daniel C., menulis sebagai tanggapan atas tindakan teroris Amerika ini, dan dengan mengisyaratkan pada Trump menulis: Singkirkan perang jahat ini. Dia adalah kanker nyata bagi perdamaian di seluruh dunia.

 

https://iqna.ir/fa/news/3868547

Kunci-kunci: Iran ، Respon ، Netizen
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\