IQNA

7:20 - January 27, 2020
Berita ID: 3473880
INDIA (IQNA) - Pemerintah India memberikan akses ke beberapa situs dengan kecepatan lambat setelah enam bulan pemutusan internet di Kashmir.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Aljazeera, pemerintah India telah memberikan akses ke 300 situs dengan kecepatan 2G setelah 6 bulan pemblokiran internet seluler di Kashmir.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri India mengatakan: Layanan Internet seluler dan akses internet sambungan tetap dibatasi. Dalam pernyataan itu juga disebutkan, akses internet dibatasi untuk situs "daftar putih", dan akses ke jaringan sosial yang memungkinkan komunikasi orang-ke-orang dan aplikasi VPN masih dilarang.

Enam bulan lalu, setelah penghapusan otonomi Kashmir, protes dan bentrokan sengit terjadi antara warga dan polisi India. Pemerintah India mencoba mengendalikan protes dengan membentuk darurat militer, memblokir internet dan menangkap sejumlah besar pengunjuk rasa.

Jammu dan Kashmir memiliki populasi 7 juta, yang kebanyakan dari mereka adalah Muslim. India dan Pakistan telah mengklaim kedaulatan kawasan ini sejak tujuh dekade terakhir, dan sejauh ini telah terjadi banyak pertempuran antara kedua negara mengenai Kashmir.

 

https://iqna.ir/fa/news/3874125

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\