IQNA

7:42 - December 02, 2020
Berita ID: 3474830
TEHERAN (IQNA) - K.H. Miftachul Akhyar, yang sebelumnya bekerja di banyak organisasi di Indonesia, diangkat menjadi Ketua Umum MUI.

IQNA melaporkan, K.H. Miftachul Akhyar tidak hanya piawai dalam ilmu agama, akan tetapi selalu mengedepankan akhlak yang baik dan merupakan salah satu keistimewaannya. Ia juga dikenal dalam istilah ilmu dan pengetahuan oleh para ulama pada masanya.

Ia diangkat sebagai Ketua Umum MUI pada Jumat, 27 November dini hari dan konsuler kebudayaan Iran mengucapkan selamat atas pengangkatannya melalui sebuah pesan.

Kehidupan sederhana, ilmu dan praktiknya, terutama saat memasuki organisasi sebesar Nahdlatul Ulama, telah menjadikannya salah satu pengurus paling etis di Indonesia.

K.H. Miftach adalah ketua Pondok Pesantren Miftachus Sunnah di kota Surabaya. Ia putra Abdul Ghoni, seorang pengasuh Pesantren Tahsinul Akhlaq, dan lahir pada tahun 1953 sebagai anak kesembilan dari 13 bersaudara.

Pada 2000-2005, ia menjabat sebagai Rais Syuriyah PCNU Surabaya, kemudian menjadi Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur selama dua periode, yaitu 2007-2013 dan 2013-2018. Selanjutnya, KH Miftah menjabat sebagai Wakil Rais Aam PBNU periode 2015-2020. Pada 2018, ia ditunjuk sebagai Rais Aam PBNU 2018-2020, menggantikan KH Ma'ruf Amin yang maju pada pemilihan presiden dan wakil presiden 2019.

Kyai Miftah tercatat pernah 'nyantri' di beberapa pesantren ternama, di antaranya Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang; Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan; Pondok Pesantren Al-Anwar Lasem, Sarang, Jawa Tengah; juga mengikuti Majelis Ta'lim Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Makki Al- Maliki di Malang, tepatnya ketika Sayyid Muhammad masih mengajar di Indonesia. (hry)

 

3938396

Kunci-kunci: Pengangkatan ، Ketua Umum ، MUI
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\