IQNA

4:37 - December 07, 2021
Berita ID: 3476119
TEHERAN (IQNA) - Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) membantah klaim Israel yang mengatakan Iran melakukan pengayaan uranium 90 persen. Menurutnya, saat ini tidak ada pengayaan uranium 90 persen di Iran.

Menurut IQNA, Rafael Grossi, Rabu (1/12/2021) dalam wawancara dengan stasiun televisi France24 mengomentari perundingan pencabutan sanksi Iran di Wina. Ia mengatakan, peluang untuk sampai pada kesepakatan awal masih dimungkinkan, tapi tidak banyak waktu yang tersisa.

Ia menambahkan, “Ini masalah yang rumit, tapi mengingat tekad politik para peserta perundingan, maka peluang mencapai kesepakatan akan selalu ada. Poin positif yang harus saya singgung di sini adalah, mereka tidak memulai perundingan dari awal. Sebelumnya sudah dilakukan enam putaran perundingan, dan sekarang adalah putaran ketujuh yang dimulai sejak awal tahun, yang membahas sejumlah masalah nuklir termasuk masalah teknis, dan pencabutan sanksi. Akan tetapi bisa saya katakan bahwa banyak unsur di dalamnya, dan kemungkinan dicapainya kesepakatan tetap terbuka.”

Grossi menegaskan, “IAEA mengamati perundingan Wina dari dekat. IAEA bukan bagian dari JCPOA, kami adalah inspektur, dan penjamin semua yang disepakati atau yang tidak disepakati, oleh karena itu kami mengamati perundingan dari dekat, dan kami berharap kesepakatan dapat dicapai dalam waktu yang sangat cepat.”. (HRY)

Sumber: 5news.co.id

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha: