IQNA

11:58 - March 14, 2022
Berita ID: 3476586
TEHERAN (IQNA) - Para imam Syiah dua belas berasal dari keluarga Nabi (saw) yang, menurut sebuah riwayat yang dapat dipercaya, mereka adalah penerus Nabi dan setelahnya menjadi Imam bagi masyarakat Islam. Syiah percaya bahwa para imam ini dipilih oleh Allah swt. Namun, kenapa?

Manusia membutuhkan hukum untuk keberlangsungan kehidupan sosialnya, di samping kebutuhan intelektual untuk membentuk pemerintahan supaya memastikan bahwa hukum ini ditegakkan. Di sisi lain, karena Allah memiliki ilmu yang tidak terbatas dan "ketidakbutuhan" yang mutlak, maka Dia satu-satunya wujud yang memiliki otoritas untuk mengatur kehidupan manusia. Dengan demikian, Dia memberikan hukum kehidupan dalam bentuk kitab-kitab samawi bagi manusia.
Karena tidak memerintah masyarakat secara langsung, Dia mengangkat dan memperkenalkan orang-orang sebagai waliNya. Penentuan ini juga tidak dapat dilakukan oleh selain Allah, karena hanya Dia yang memiliki pengetahuan ilmiah tentang kompetensi individu untuk memimpin masyarakat, dan Dia adalah satu-satunya yang mengetahui siapa yang memiliki kemampuan ilmiah dan moral yang diperlukan untuk menyampaikan pesan-pesan-Nya kepada masyarakyat dan pemerintahan menurut kehendak Ilahi, “Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan-Nya” (Surah Al-An’am: ayat 124).
Para imam begitu taat kepada Allah sehingga tidak melakukan kesalahan atau penyimpangan sedikitpun dalam menyampaikan risalah Ilahi dan mengatur kehidupan manusia menurut hukum-hukum tersebut, karenanya Allah menegaskan bahwa umat pilihan-Nya tidak dapat melakukan kemaksiatan sedikit pun dalam menyampaikan pesan-pesan Ilahi. Dan jika tidak, maka Allah pasti akan menghukumnya, “Allah menegaskan bahwa Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, Niscaya benar-benar kami pegang dia pada tangan kanannya. Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.” (QS Al-Haqqah: 44-45).
Diingatkan sekali lagi bahwa Para imam Syiah dua belas berasal dari keluarga Nabi (saw) yang, menurut sebuah riwayat yang dapat dipercaya, mereka adalah penerus Nabi dan setelahnya menjadi Imam bagi masyarakat Islam. Imam pertamanya adalah Ali bin Abi Thalib (as) dan para Imam lainnya adalah anak-cucunya dan Sayyidah Fatimah Az-Zahra (as).
4034921

Kunci-kunci: Mohammad Abedi ، , peneliti Isla ، Imamah ، ،
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha: