IQNA

Program Bersama antara Indonesia dan Organisasi Kesehatan Dunia untuk Meningkatkan Kesehatan Jemaah Haji

5:30 - June 15, 2023
Berita ID: 3478517
Departemen Haji Kementerian Kesehatan Indonesia bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia menyelenggarakan kursus untuk meningkatkan kesadaran jamaah negeri ini di bidang masalah kesehatan dan pencegahan penyakit selama menunaikan ibadah haji ke Rumah Allah.

“Diperkirakan tahun ini sekitar dua juta jemaah haji berkumpul di Makkah, dibandingkan dengan statistik sebelum pandemi dan jumlah terbatas 1.000 orang pada tahun 2020, 60.000 orang pada tahun 2021 dan satu juta orang pada tahun 2022 jauh lebih banyak,” menurut Iqna, mengutip basis informasi Organisasi Kesehatan Dunia.

Tahun ini, Indonesia akan memberangkatkan lebih dari 200.000 jemaah haji ke Arab Saudi. Dengan banyaknya jemaah yang melakukan aktivitas fisik yang intens di ruang tertutup, ada kemungkinan berbagai risiko kesehatan. Kelelahan, dehidrasi, penyakit menular seperti COVID-19 dan Sindrom Pernafasan Timur Tengah MERCoV adalah masalah kesehatan umum selama haji.

Selain itu, sekitar 40 persen jemaah haji Indonesia adalah lansia yang lebih rentan mengalami masalah kesehatan terkait usia. Ada juga jamaah difabel yang membutuhkan bantuan selama haji. Karena tingginya jumlah jemaah, pemerintah Indonesia telah memulai upaya di beberapa daerah untuk melindungi kesehatan warganya selama perjalanan suci ini.

Dari April hingga Mei 2023, Organisasi Kesehatan Dunia bekerja sama dengan Departemen Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Indonesia (MOH) mengadakan sesi informasi untuk 600 jamaah di lima kawasan prioritas negara. Dalam pertemuan tersebut dibahas isu-isu esensial seperti pemeriksaan kesehatan, vaksinasi dan protokol kesehatan.

WHO mengatakan tetap berkomitmen untuk mendukung Indonesia dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan semua orang yang memulai perjalanan suci ini. (HRY)

 

4147554

captcha