IQNA

Wakil Ketua Dewan Direksi Persatuan Nasional Lembaga Alquran dan Etrat:

Kegiatan Maukib-maukib Qurani di Arbain; Hubungan antara Pengelolaan Rakyat dan Kecintaan Husaini

9:56 - August 02, 2026
Berita ID: 3483961
Kegiatan Maukib-maukib Qurani
IQNA - Seyedeh Maryam Mousavizadeh, dengan menjelaskan program-program maukib Alquran di provinsi Khuzestan selama Arbain, mengatakan partisipasi lembaga-lembaga rakyat dan perencanaan yang terpadu telah membuka jalan bagi penyediaan layanan yang, selain memenuhi kebutuhan para peziarah, juga menjawab kebutuhan budaya dan spiritual mereka.

Pawai akbar Arbain, pertemuan publik terbesar di dunia Islam, merupakan pemandangan empati, pengorbanan, dan pengabdian penuh kasih kepada para peziarah Imam Husain (as) setiap tahunnya. Sementara itu, Provinsi Khuzestan, sebagai salah satu titik masuk bagi para peziarah ke Irak, memainkan peran kunci dalam menampung jutaan pencinta Ahlulbait (as).

Selain pelayanan kesejahteraan, maukib-maukib Alquran, dengan mengandalkan kapasitas lembaga-lembaga masyarakat, juga berupaya menjadikan rute Arbain sebagai platform untuk memublikasikan budaya Alquran dan ajaran-ajaran Ahlulbait (as). Seyed Maryam Mousavizadeh, Wakil Ketua Dewan Direksi Persatuan Nasional Lembaga dan Organisasi Alquran dan Etrat serta CEO Persatuan Lembaga Alquran dan Keluarga Khuzestan, menjelaskan program, pendekatan, dan perspektif kegiatan maukib Alquran di provinsi ini dalam sebuah wawancara dengan IQNA.

روایت خدمت قرآنی در شلمچه؛ وقتی مدیریت مردمی با عشق حسینی گره می‌خورد

Mousavizadeh menyatakan bahwa Arbain bukan hanya pergerakan penduduk yang besar, tetapi juga kesempatan spektakuler untuk menyebarkan budaya Alquran dan ajaran Ahlulbait (as), dan menyatakan: "Oleh karena itu, upaya telah dilakukan untuk memastikan bahwa layanan budaya dan Alquran, bersama dengan layanan kesejahteraan, juga memiliki tempat khusus".

“Tahun ini, dengan perencanaan yang lebih tepat dan manajemen yang lebih terpadu, kegiatan maukib Alquran akan dilakukan dengan lebih terarah daripada di masa lalu, dan para peziarah akan mendapatkan manfaat dari suasana spiritual dan Alquran di samping mendapatkan manfaat dari layanan public,” tambahnya.

Merujuk pada kedudukan istimewa perbatasan Shalamcheh dalam gerakan budaya ini, Mousavizadeh menambahkan Shalamcheh adalah pemberhentian pertama bagi banyak peziarah Husaini dalam perjalanan mereka ke tempat-tempat suci, dan karena alasan ini, permulaan perjalanan spiritual ini harus disertai dengan keharuman dan cahaya Alquran.

روایت خدمت قرآنی در شلمچه؛ وقتی مدیریت مردمی با عشق حسینی گره می‌خورد

CEO dari Persatuan Nasional Lembaga dan Organisasi Alquran dan Etrat Khuzestan menganggap maukib Alquran Noor Al-Hadi di Khorramshahr sebagai contoh sukses dari pendekatan ini.

Mousavizadeh menyatakan: “Apa yang terlihat saat ini di jalur jalan kaki Arbain, khususnya di perbatasan Shalamcheh, bukanlah sekadar penyediaan layanan biasa kepada para peziarah, melainkan sebuah model sukses dari manajemen yang cerdas, partisipasi publik, dan kegiatan Alquran; sebuah model yang menunjukkan bahwa ketika manajemen ilmiah, perspektif budaya, dan ajaran Alquran bersatu, melayani para peziarah akan melampaui tugas eksekutif dan menjadi tindakan ibadah yang langgeng dan efektif secara budaya”. (HRY)

 

4367301

Kunci-kunci: Kegiatan Budaya ، maukib ، Qurani
captcha