IQNA

Rencana Komprehensif Penyediaan Layanan bagi Peziarah Arbain Asing di Pusat-pusat Multibahasa

9:11 - August 03, 2026
Berita ID: 3483963
Rencana komprehensif peziarah Arbain
IQNA - Untuk tahun kedua berturut-turut, Departemen Hubungan Masyarakat Makam Suci Imam Husain telah mengimplementasikan rencana komprehensif untuk membimbing dan melayani para peziarah asing Arbain melalui pusat-pusat multibahasa khusus. Rencana ini dirancang untuk memfasilitasi kehadiran peziarah non-Irak dalam ritual Arbain dan menyediakan layanan penerjemahan, bimbingan keagamaan dan budaya sesuai dengan sifat global ziarah jutaan orang ini.

Menurut Iqna mengutip situs web Makam Suci Imam Husain, Ghaith al-Hasani, kepala Unit Hubungan Internasional Departemen Hubungan Masyarakat Makam Suci Imam Husain, menyatakan: "Program ini dilaksanakan untuk tahun kedua berturut-turut dengan tujuan membimbing dan mendukung para peziarah asing yang menuju Karbala, dan menyediakan berbagai layanan di bidang penerjemahan, bimbingan keagamaan dan budaya, serta pengenalan rute ziarah."

“Pembentukan pusat-pusat ini dilakukan sesuai dengan pedoman Syekh Abdul Mahdi Karbala'i, perwakilan Otoritas Tertinggi, dan sebagai tanggapan terhadap meningkatnya jumlah peziarah asing. Pusat-pusat ini bertanggung jawab untuk membantu para peziarah dalam mengakses tempat-tempat suci, mengidentifikasi rute ziarah, dan menerima jawaban atas pertanyaan-pertanyaan keagamaan dan budaya sehingga kehadiran mereka dalam ritual Arbain akan lebih nyaman,” tambahnya.

Mengenai cakupan kegiatan proyek tersebut, Al-Hasani mengatakan: "Pusat-pusat pemandu telah didirikan di tiga area utama, termasuk pusat-pusat ziarah yang berafiliasi dengan Makam Suci Husaini dan pusat kota Karbala. Di pusat-pusat ini, pemandu dan penerjemah ahli menyediakan layanan penerjemahan dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Jerman, Prancis, Persia, dan Urdu. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Fakultas Sastra Universitas Baghdad."

“Para pemandu yang hadir di pusat-pusat ini memberikan informasi komprehensif tentang sejarah tempat-tempat suci, adat dan praktik ziarah, program ibadah, serta layanan dan fasilitas yang dibutuhkan oleh para peziarah, sehingga para peziarah asing dapat berpartisipasi dalam ritual Arbain dengan kesadaran dan ketenangan pikiran yang lebih besar,” lanjutnya.

Kepala Unit Hubungan Internasional Departemen Hubungan Masyarakat Makam Suci Husaini menyatakan bahwa proyek ini juga memiliki bagian khusus untuk dakwah keagamaan, yang dilaksanakan bekerja sama dengan para mubaligh makam dan sekelompok cendekiawan dari hauzah ilmiah Najaf. Di bagian ini, konsep-konsep keagamaan dan budaya disajikan dalam bahasa asli para peziarah dan pertanyaan-pertanyaan tentang ideologi, gagasan, dan budaya dijawab.

“Inisiatif ini mencerminkan kepedulian Makam Suci Imam Husain terhadap para peziarah asing dan berperan dalam memperkuat dimensi global ziarah Arbain, sebuah kinerja yang membantu memperluas hubungan budaya, memperdalam dialog antar bangsa, dan memperkenalkan pesan kemanusiaan dan global dari gerakan Imam Husain (as),” tegasnya.

Dalam kerangka program pelayanan komprehensif untuk para peziarah Arbain, Makam Suci Imam Husain telah mengerahkan seluruh kapasitas pelayanan, budaya, medis, teknik, administrasi, dan medianya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para peziarah domestik dan asing, dan terus memberikan pelayanan di rute menuju Karbala dan perbatasan. (HRY)

 

4367541

captcha