Menurut Iqna mengutip Al-Shabiba, sekitar 2.214 peserta pria dan wanita akan berpartisipasi dalam musabaqoh ini, dan musabaqoh ini diselenggarakan di bawah pengawasan Pusat Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Sultan Qaboos.
Tujuan dari musabaqoh ini adalah untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, mengembangkan keterampilan Alquran, mendorong musabaqoh Alquran, berupaya untuk mengabdikan diri kepada Alquran, dan mendukung para penghafal yang berbakat dan baru muncul.
Musabaqoh ini mencakup tujuh cabang: Menghafal seluruh Alquran, menghafal 24 juz berurutan, menghafal 18 juz berurutan, menghafal 12 juz berurutan khusus untuk mereka yang lahir pada tahun 2001 dan seterusnya, menghafal 6 juz berurutan khusus untuk mereka yang lahir pada tahun 2012 dan seterusnya, menghafal 4 juz berurutan khusus untuk mereka yang lahir pada tahun 2016 dan seterusnya, dan menghafal dua juz berurutan khusus untuk mereka yang lahir pada tahun 2019 dan seterusnya.
Panitia penyelenggara tahap pendahuluan mengunjungi 28 tempat musabaqoh di berbagai provinsi Oman setelah penambahan dua tempat baru, Jabal Al-Akhdar dan Dama Wal-Tayeen, tahun ini. Pendaftaran edisi ke-34 musabaqoh dimulai pada 21 April 2026 dan berlanjut hingga 7 Juli.
Musabaqoh ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1992 dalam tiga cabang. Tujuan lain dari musabaqoh ini termasuk mendorong penghafalan Alquran, mengikuti pedoman dan ajarannya, dan berupaya menciptakan generasi yang berpengetahuan Alquran agar memiliki peran yang efektif dalam masyarakat, serta melatih para penghafal yang unggul dengan tujuan mewakili Oman dalam musabaqoh Alquran internasional. (HRY)