IQNA

10:03 - August 20, 2026
Berita ID: 3484061

Ikatan yang Memikat antara Penyandang Tunanetra dan Keindahan Kaligrafi Alquran

IQNA - Seorang ahli manuskrip asal Mesir telah menciptakan metode baru dalam sebuah inisiatif terkait Alquran untuk membantu para penyandang tunanetra lebih memahami keindahan khat Kufi dalam penulisan Alquran.

Penyandang Tunanetra dan Keindahan Kaligrafi Alquran

Menurut Iqna melansir Al-Ahram, pakar naskah Muhammad Majdi Al-Deeb -pendiri proyek "Mushafji" yang menampilkan naskah-naskah Alquran langka dan menarik- berupaya melampaui pencapaian Louis Braille beserta sistem historisnya; tujuannya adalah memungkinkan penyandang tunanetra untuk menikmati keindahan khat-khat Alquran melalui indra peraba.

Ia semakin memperdalam keterikatannya dengan naskah-naskah Alquran serta keindahan artistiknya dari hari ke hari, sembari berupaya membantu para penyandang tunanetra merasakan daya tarik estetika artistik dari naskah Alquran yang berhias indah (illuminated), khususnya pada bagian kaligrafinya.

Peneliti arkeologi muda yang meraih gelar master di bidang kaligrafi dan seni hias Arab ini telah meluncurkan proyek Alquran Sentuh, sebuah inisiatif yang dinilai sebagai revolusi dalam cara penyajian teks Alquran.

Inisiatif ini bertujuan untuk menghubungkan kembali penyandang tunanetra dengan estetika kaligrafi Arab yang autentik—khususnya khat Kufi—serta karakteristik geometrisnya, dengan beralih dari sistem titik abstrak ke sistem yang berbasis pada garis-garis geometris.

"Terlepas dari pentingnya sistem Braille tradisional secara historis, sistem ini membuat pembaca tunanetra kehilangan kesempatan untuk menikmati estetika kaligrafi Arab serta bentuk asli kaligrafi Alquran," ujar Al-Deeb.

Dalam sistem ini, mereka berinteraksi dengan simbol-simbol digital statis yang tidak dapat mencerminkan bentuk huruf maupun variasi visualnya; selain itu, banyaknya jilid Alquran Braille juga menyulitkan proses pengangkutannya.

Ia menjelaskan bahwa proyek tersebut mengandalkan prinsip "pola geometris", di mana setiap huruf terdiri dari garis horizontal yang melambangkan stabilitas dan koneksi, serta garis vertikal yang melambangkan huruf Alif, garis-garis yang dipanjangkan (mad), dan ekstensi vertikal. (HRY)

 

4370269

captcha