IQNA

Pesan Maulana Jalaluddin Rumi Bagi Manusia Hari ini

3:37 - October 30, 2007
Berita ID: 1596472
Haddad Adil: Pesan Maulana Jalaluddin Rumi pada manusia yang hidup di hari ini adalah firman Allah SWT: “Ketahuilah dengan mengingat Allah hati-hati kalian akan memperoleh ketenangan”
Iqna: Gholam Ali Haddad Adil, Ketua Parlemen Republik Islam Iran dalam sambutannya pada acara peringatan 800 tahun Milad Penyair dan Sufi besar Maulana Jalaluddin Rumi, hari kemarin menyampaikan hal itu dan menambahkan, bahwa persaudaraan yang tidak didasari oleh keimanan dan pengabdian kepada Tuhan yang Esa tidaklah dapat terealisasi. Dan manusia merupakan makhluk hidup berharga yang intinya adalah hati yag selalu memiliki kecendrungan untuk menuju ke kebun Tuhan yang hijau. Menurutnya membicarakan tentang Maulawi saat ini adalah sangat sulit sebab ia laksana sebuah lautan besar sementara kita seperti yang dikatakan oleh penyair Hafidz adalah orang-orang yang tersesat di pinggiran lautan yang selalu diterpa oleh ombak lautan yang sangat besar dan keras sehingga mengaburkan mata dan hati kita. Haddad Adil yang sekaligus menjadi ketua SC peringatan acara Milad Maulana kali ini menambahkan, bahwa lidah dan pena tidak akan mampu melukiskan dan menuturkan ketinggian ruh malakuti Maulana, serta kehebatan sastranya, karenanya setelah berlalu 800 tahun dari kehidupan beliau tetap saja memiliki ketertarikan yang khas. Dunia saat ini lebih butuh pada syair-syair Maulana Rumi lebih dari tahun-tahun sebelumnya. Dan apa yang beliau katakan dalam syairnya, bahwa “segala keberadaan di dunia yang luas ini semuanya merupakan bagian dari keindahan Tuhan” adalah untuk kita, tegasnya. Haddad Adil menambahkan, bahwa Maulana Rumi juga berpesan kepada para seniman dan intelektual agar memiliki hubungan dan keterikatan dengan alam atas (Tuhan) sebab manusia di dunia ini tak lebih dari air dan tanah yang berada dalam keterasingan dan selalu mengerang kesakitan karena kerinduannya untuk kembali ke tempat asalnya. Menurutnya keagungan cinta dalam syair-syair Maulana Rumi memiliki dominasi yang lebih besar jika dibandingkan dengan syair-syair penyair lain seperti Firdausi misalnya. Cintanya adalah api yang tak pernah padam sebelum terhubung dengan Yang Maha Besar dan Agung yakni Allah SWT. Lebih lanjut beliau menyebutkan, bahwa Maulana ingin mengatakan kepada kita melalui syair-syairnya bahwa seni bukanlah media yang akan memutuskan hubungan manusia dengan Tuhannya serta membiarkan hati yang haus pada Tuhan tetap kebingungan dan tidak mendapatkannya. Namun sebaliknya pesan Maulana Jalaluddin Rumi pada manusia yang hidup di hari ini adalah firman Allah SWT: “Ketahuilah dengan mengingat Allah hati-hati kalian akan memperoleh ketenangan. Maulawi menurutnya mengajak setiap manusia untuk mengarahkan telinga dan hati kita pada seruan para nabi sehingga mengarahkan egoisme kita pada keterikatan cinta pada Allah. Dan alhamdulillah hari demi hari dunia semakil mengenal Maulana Rumi, tambahnya. Acara peringatan yang diadakan di Gedung OKI di Tehran itu juga dihadiri oleh wakil Unesco untuk Tehran. 183089
captcha