IQNA

17 Khatib Jumat Mesir Mendapatkan Peringatan

15:25 - January 18, 2010
Berita ID: 1874624
Kementerian wakaf dan urusan agama Islam di Mesir memberi peringatan pada 17 khatib Jumat karena mengkritik politik pemerintah dalam hal pembuatan tembok baja di perbatasan ke Jalur Gaza.
Kantor berita Quran (IQNA), mengutip dari situs "Al shariy’ah", bahwa Sami Hassan, Khatib Jumat masjid provinsi Al Deqhaliyah mengatakan, Departemen Wakaf Mesir kemarin, 16 Januari mengumumkan, bahwa para khatib Jumat yang mengkritik kebijakan pemerintah dalam hal pembangunan dinding baja di perbatasan dengan Gaza tidak akan mendapatkan gaji bulanan mereka di bulan Januari dan Februari. Dia menambahkan, bahwa kritikan dirinya terhadap pembangunan dinding baja itu adalah berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan sebelum menjadi sebuah kritikan ideologis. Karenanya menurutnya kebijakan pemerintah Mesir adalah sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip ajaran agama apapun, hak asasi manusia dan hak-hak keagamaan saudara-saudara kita di Jalur Gaza. Khaled Rajeh, salah seorang anggota Pengintai para Khatib dan Muballiq Mesir berkata, bahwa Badan Keamanan Negara telah melaporkan kepada Kementerian Wakaf dan Urusan Islam di Mesir nama 17 orang Khatib yang telah memasuki wilayah politik dan isu politik pemerintah Mesir tentang pembangungan dinding baja. Dia menambahkan, bahwa pada masa akan datang akan terdapat jumlah besar dari para khatib imam masjid di Kairo Mesir dan provinsi-provinsi lainnya yang akan dicekal untuk mengajar dan khotbah karena menentang keputusan pemerintah. 524733
captcha