Dalam kondisi gelombang kemarahan umat Islam belum berkurang atas pelecehan rasis terhadap kesucian Islam, seorang pendeta Qibty Mesir membuat sebuah film baru dan menampilkannya di situs internet yang berkaitan dengan Kristen dan telah melukai perasaan kaum Muslimin khususnya di Mesir.
Laporan IQNA yang dikutip dari Koran “dunia Al Wathan” terbitan Palestina: bahwa didalam film ini terdapat tanda-tanda rasisme dan ekstremisme yang diperankan oleh kaum muslimin yang menunjukkan bahwa Islam adalah agama kekerasan yang haus darah manusia diseluruh dunia.
Marqus Aziz seorang pendeta Qibty Mesir dan sutradara film ini yang merendahkan pendeta gereja Maryam muqoddas Mesir, pada permulaan filmnya dengan penuh kedengkian, film ini ditampilkan dalam rangka tahun baru masehi bagi kaum muslimin dunia.
Film ini sampai sekarang disebarkan di situs umat Masehi dan Qibty, film ini merupakan kumpulan file lampiran dan beberapa film Barat yang di buat untuk melecehkan islam dan tersedia di internet!
Bagian-bagian dari film pelecehan “fitnah” dibuat “Geert Wilders” adalah politikus Belanda yang Islamfobia, dalam film ini juga ada anti Islam.
Umat Kristen Qibthy adalah katolik Mesir yang pada beberapa tahun terakhir ini akibat konflik dengan umat Islam di negara ini, dan ditampilkan di berita utama Mesir dan daerah.
713795