IQNA

Pertemuan untuk Mendukung Jilbab di Azarbejan

3:53 - April 01, 2011
Berita ID: 2099381
Pertemuan atas dukungan terhadap jilbab hari Selasa 28 Maret dengan tujuan menghadapi larangan kewajiban Islam ini yang diadakan di Republik azarbeijan
Laporan IQNA cabang Republik Azarbeijan: pertemuan ini terselenggara dengan dihadiri para ulama spritual Azari ternama, setelah pembacaan ayat suci Al Qur’an Al karim, Haji faiq Wali zadeh Ketua Komite Pertahanan dari para tahanan yang membela Jilbab Republik Azarbeijan menyampaikan laporannya tentang peristiwa terbaru di negara ini. Pada pertemuan ini hadir sejumlah puluhan para intlektual dan ulama agama yang ternama di Republik Azarbeijan, juga hujjatul Islam Ali Aliuf, Sayyid Hasan Hasan af ketua sementara partai Islam dan Nurestah Ibrahim Eva ketua majlis perempuan di partai ini. Hujjatul islam wal Muslimin Haji Ali Aliuf salah seorang ulama ternama Republik Azarbeijan, pada kelanjutan pertemuan yang mengacu pada kelanjutan pelarangan jilbab di sekolah-sekolah Azarbeijan mengatakan: kami akan melanjutkan perjuangan ini sampai permasalahan yang berhubungan dengan jilbab terpecahkan. Faiq Wali Ughlu salah seorang anggota komite pertahanan para tahanan yang membela jilbab di Republik Azarbeijan juga mengatakan: hari ini di Republik Azarbeijan tidak konfetebel ada kebebasan sosial dengan undang-undang dan nilai-nilai akhlak. Apakah bagi pejabat pemerintah Baku nilai-nilai agama dan akhlak tidak berniali?! Al Chin Manaf uf ketua sementara partai Islam Republik Azarbeijan dalam pertemuan ini juga mengatakan: saksi dijalan pembatalan larangan jilbab adalah bentuk kemuliaan dan tiga tuntutan utama kelompok-kelompok Islam adalah kemuliaan dan pembatalan dengan cepat pelarangan jilbab, kebebasan beragama dan peluncuran jaringan televise Islam. Manaf Uf selanjutnya menambahkan: hari ini meskipun hari raya tetapi kami mengisi hari-hari kesedihan ini dengan memoleskan hak-hak anak-anak yang berjilbab ini dengan tanah dan air, dan kami membawa para agamis yang tidak berdosa di tahanan dengan sabar sampai kami dapat menyelesaikan permasalahan , kami berharap dapat menyelesaikan permasalahan dengan sabar tetapi kondisi setiap hari bertambah buruk. Dia juga menyadarkan kapada pejabat pemerintah berkenaan dengan keluarnya izin pelaksanaan demonstrasi yang partai ini ajukan terhadap dukungan hijab dan mengumumkan persiapan partai Islam untuk mengadakan demonstrasi sebanyak 10 ribu orang. Berdasarkan laporan ini, polisi dan aparat keamanan Republik Azarbeijan menahan sejumlah pengunjuk rasa dalam pertemuan mendukung jilbab di negara ini, dan diantara yang ditahan adalah Al Chin Manaf Uf ketuan sementara partai Islam, yang kemudia dipindah ke cabang 18 polisi di Nari Manaf kemudian dibebaskan beberapa jam setelah itu. 767265
captcha