Pertemuan putaran ke-II Dialog Agama antara Islam dan Buddha telah berlangsung pada Senin malam kemarin, 18 April. Sementara di akhir pertemuan tersebut, para peserta mengeluarkan sebuah pernyataan dari para pengikut agama, yakni berupaya untuk menciptakan saling pengertian demi mewujudkan keadilan, perdamaian global dan persamaan hak-hak kemanusiaan.
IQNA melaporkan, para peserta dalam pertemuan tersebut mengutuk kekejaman baru-baru ini di negara-negara Muslim, Arab dan wilayah Afrika Utara, serta dengan suara bulat mendeklarasikan sebuah pernyataan.
Dalam Pernyataan itu disebutkan, pada akhir putaran ke-II Dialog Agama Islam dan Buddha, para peserta dalam pertemuan tersebut mengkhawatirkan meningkatnya kekerasan di berbagai kawasan dunia dan menuntut peran agama yang konstruktif dalam menghapuskan kekerasan dan menghilangkan penderitaan masyarakat.
.
Dalam pernyataan itu juga menyebutkan, para peserta juga menekankan untuk menentang ketidakadilan dan kebodohan dalam pelanggaran hak asasi manusia.
Di akhir pernyataan itu berbunyi: Delegasi pengikut Buddha menyampaikan penghargaan atas penyelenggaraan dialog tersebut dan suasana yang bersahabat dalam pertemuan itu yang menegaskan kelanjutan dari dialog itu.
Disebutkan pula, dalam pertemuan putaran ke-II Dialog agama Islam dan Buddhisme menghadirkan para pakar, para tokoh dan ilmuwan Republik Islam Iran dan Sri Lanka setelah berlangsungnya pertemuan sehari pada Senin malam, 18 April di Universitas Agama.
776731