IQNA

Islam Syiah Berkembang di Rusia

13:59 - May 28, 2011
Berita ID: 2129570
Mahdi Imani Poor: Adanya penekanan pada kebijakan dan strategi budaya Iran terhadap kaum Muslimin Rusia, Islam Syiah saat ini di Rusia mengalami perkembangan.
IQNA: Hujjatul Islam wal Muslimin Imani Poor, Wakil Ketua Lembaga Internasional Kebudayaan dan Hubungan Islam, pada pertemuan ini mengacu pada pada posisi baik Republik islam Iran di Rusia dia menekankan adanya peningkatan posisi umat Syiah di Rusia. Pada pertemuan ini Abu Dzar Ibrahimi Turkaman konsulat Kebudayaan Iran di Rusia juga menyampaikan sejarah lengkap dari kondisi kaum Muslimin dan umat Syiah Rusia dari perbedaan status dan posisi kebudayaan Rusia saat ini serta bekas uni Sovet dan perkembangan yang negatif penduduk Rusia disatu tangan yang meningkat mengarah pada 120 persentase umat Islam. Dia menyatakan bahwa laporan dan sambutan masyarakat Rusia atas budaya dan peradabana Islami-Irani adalah paling penting dalam suatu pemerintahan dalam menjalin hubungan budaya dua negara. Konsulat kebudayaan Iran di Rusia selanjutnya menegaskan: sampai saat ini kurang lebih 30 juta kaum Muslimin hidup di Rusia dan diantaranya terdiri dari kaum Muslimin yang bermazhab Syiah di negara ini dan kelompok ini adalah mereka yang berpengaruh dinegara ini. Ibrahimi Turkaman melanjutkan: negara Rusia setelah runtuhnya pada tahun 1991 sekitar 156 juta orang memiliki populasi dari jumlah ini sekitar 13 sampai 15 juta adalah kaum Muslimin, tetapi sekarang penduduk Rusia mengalami penurunan sampai sekitar 140 juta orang dimana jumlah ini menunjukkan pengurangan penduduk setelah runtuhnya Uni Sovet. Kebudayaan Iran di Moskow menyatakan bahwa populasi umat Muslim pada periode ini mengalami peningkatan, dia mengatakan: umat Muslim selama 20 tahun terakhir meningkat dua kali lipat, populasinya ditemukan meningkat 25 sampai 30 juta orang. Ibrahimi menunjukkan bahwa umat Muslim Rusia adalah penduduk asli negara ini, dia mengatakan: umat muslim ini bukan imigran dan di Rusia in telah lahir bangsa Tataristan, Dagestan, Chechnya dan mereka termasuk warga Rusia derajat pertama. Ibrahimi melanjutkan: kebijakan pemerintahan Rusia terhadap umat Muslim local negara ini adalah memiliki hubungan yang bijaksana, sehingga umat Muslim di negara ini merupakan bagian integral dari negara Rusia. Konsulat Kebudayaan Iran di Moskow menyatakan bahwa dengan melakukan 7 penerbangan langsung dalam sehari antara Rusia dan Azarbeijan, dia mengatakan: umat Syiah Azari yang berada di Rusiaa memiliki pengaruh yang besar terhadap orang-orang Syaih di negara Azarbaijan. Selanjutnya Ibrahimi Turkaman menjelaskan kesenangannya terhadap sastra Irani dan bahasa Persia mengatakan: berdasarkan sebuah realita bahwa dari tahun 1865 sampai sekarang buku-buku sastra –Irani telah diterjemahkan kedalam bahasa Rusi, selama beberapa tahun ini telah banyak beberapa buku sastra Irani diterjemahkan kedalam bahasa Rusia seperti ; Bustan wa Gulistan sa’di, Ghazaliyat e hafez, Syahnameh Firdausi, Baharistan Jami, Makhzanil asrar Nidzami. Konsulat kebudayaan Iran berkenaan akan kesamaan-kesamaan budaya Iran dan Rusia mengatakan: selain adanya kesamaan dalam bahasa maka terdapat juga kesamaan agama dan mazhab yang kuat antara Iran dan Rusia, kesamaan dalam mazhab dengan adanya 3 juta orang-orang Syiah di Rusia adapun kesamaan dalam agama dinegara ini terdapat 30 juta umat Muslim di negara ini. 797194
captcha