IQNA mengutip dari kantor berita resmi Prancis (AFP): pasukan keamanan Bahrain dalam menekan umat Syiah di negara ini, kemaren setelah adanya serangan terhadap pengunjuk rasa dan membubarkan mereka dengan peluru karet dan gas air mata maka mereka menyerang ke markas partai Al Wifaq.
Partai Al Wifaq dalam pernyataannya menjelaskan: ketika terjadi penyerangan, partai ini sedang mengadakan pertemuan mingguannya, dan rezim Al Khalifah dengan paksa mengganggu pertemuan ini.
Pada pernyataan selanjutnya bahwa disaat penembakan dengan gas air mata ke markas Al Wifaq, sejumlah orang Syiah dan seorang wartawan Amerika telah terluka.
Kementerian Dalam Negeri Bahrain pada hari Kamis telah mengumumkan adanya pelarangan terhadap partai Al Wifaq untuk mengadakan pertemuan mingguannya dimana anggota partai oposisi rezim Al Khalifah dilarang mengadakan pertemuan di markasnya diManamah.
921111