Sekelompok warga pinggiran kota zionis, pada hari kamis, 7 Ordibehesht (26 April) mereka mengibarkan bendera rezim ini di atas Masjid Ibrahimi yang berada di kota Al-Khalil sebelah selatan Tepi Barat.
Mengutip dari stasiun informasi, Zaid Al-Ja’bari direktur Palestine Info, Aukaf Al-Khalil mengabarkan, bahwa sekelompok warga pinggiran kota dengan dukungan para tentara agresor zionis, setelah naik ke atas masjid mereka pun mengibarkan bendera rezim tersebut.
Ja’bari menyatakan; “Aksi ini merupakan hinaan terhadap kesucian area Masjid Ibrahimi dan nilai historis dan agama masjid itu yang ada di hati para muslimin. Para agresor tersebut sejak awal mula perampasan kota ini, yaitu pada tahun 1967 sampai sekarang sama sekali belum pernah melakukan hal seperti itu.”
Dia menambahkan: “Penghinaan terhadap Masjid Ibrahimi benar-benar sangat membikin gusar hati semua muslimin, oleh karena itu rezim Zionis harus segera mencabut benderanya dari atas masjid!”
Pemerintah agresor Zionis, dengan tujuan untuk menambahkan Masjid Ibrahimi sebagai warisan Yahudi, dua tahun lalu juga telah beroperasi, yang mana aksi yang disertai dengan kekerasan oleh para Zionis terhadap masjid itu berbarengan dengan berlangsungnya ritual shalat.