IQNA

Mesir Seharusnya Menganggap Resmi Mazhab Syiah

1:18 - June 16, 2012
Berita ID: 2347200
Tim Internasional: Umat Syiah Mesir menyampaikan permintaan mereka kepada Parlemen Mesir agar pemerintah bersedia menganggap resmi mazhab Syiah.
Baha' Anwar, ketua Organisasi HAM Imam Ali Mesir dan anggota Dewan Tinggi Partai "Keesokan Revolusi" menyatakan: "Umat Syiah Mesir yang berjumlah tiga juta jiwa menolak dibentuknya Majelis Konstitusi Undang-Undang Dasar karena tidak ada perwakilan dari mereka dalam majelis tersebut." Baha' Anwar melanjutkan: "Majelis Konstitusi sedang dibentuk sedangkan tokoh-tokoh penting seperti Ahmad Zawil, Faruq Albaz, Majdi Ya'qub, Muhammad Albarada'i, Hamdin Shabbahi, tidak menjadi anggotanya." Ia menambahkan: "Umat Syiah menuntut Parlemen Mesir agar memilih perwakilan dari kalangan mereka untuk menjadi anggota Majelis Konstitusi." "Selain itu mereka meminta agar sikap diskriminatif terhadap kalangan mereka ditinggalkan dan madzhab mereka dianggap resmi di Mesir." Sumber: Al-Alam 1030406
captcha