IQNA

Berkurangnya pengaruh Islamophobia di Perancis pasca pemilu

13:53 - July 16, 2012
Berita ID: 2369934
Tim Internasional: Dewan Musyawarah Umat Islam Perancis melaporkan bahwa pengaruh-pengaruh negatif Islamophobia di Perancis berkurang pasca pemilu presiden terakhir.
Dewan Musyawarah Umat Islam Perancis mengumumkan pernyataan bahwa pasca pemilu presiden kemarin pengaruh-pengaruh negatif Islamophobia di negeri itu semakin jauh berkurang. Berdasarkan laporan ini, misalnya pada bulan April dan Mei, banyak sekali aksi penyerangan terhadap masjid dan kuburan Umat Islam di Perancis, dan juga pusat-pusat keislaman lainnya, serta dilarangnya hijab di berbagai tempat. Hal itu 19 dan 14 persen lebih tinggi daripada tahun lalu. Namun setelah pemilu kali ini, yakni pada bulan Juni fenomena-fenomena serupa tidak terlihat lagi di tengah-tengah masyarakat. Abdullah Dzikri, ketua Pusat Pengawasan Islamophobia di Perancis mengatakan: "Sebagian pihak di negeri ini berusaha untuk membawa-bawa masalah umat Islam di saat pemilu dengan menyebut keberadaan Muslimin sebagai problem terbesar pemerintah Perancis. Namun usaha itu gagal." Berdasarkan hasil jajak pendapat, pada putaran kedua pemilu presiden kemarin, di antara sembilan ribu penduduk Muslim di Perancis, 93 persen dari mereka memilih Francois Oland. Sumber: Islamenfrance 1054249
captcha