Pusat HAM Saudi Arabia memberitakan keadaan Ayatullah Nimr yang semakin memprihatinkan di penjara karena mogok makan. Akhir-akhir ini diberitakan beliau sedang dirawat di rumah sakit Dhahran.
Keluarga Ayatullah Nimr menekankan: "Para petugas terkait berusaha menutup-nutupi keadaan beliau dengan menyebar berita bahwa ia baik-baik saja."
"Padahal beliau disiksa dan diintrogasi dengan kejam hingga dua giginya patah.", demikian tambahnya.
Menurut pengakuan keluarga Ayatullah Nimr, sejak dipenjara, beliau mogok makan.
Ayatullah Nimr ditangkap pada tanggal 8 Juli oleh polisi Saudi Arabia karena dituduh menentang pemerintah.
Sumber: Al-Alam
1058181