IQNA

8:43 - October 09, 2014
Berita ID: 1458555
TURKI - Ketua Otoritas Urusan Agama Turki mengirimkan proposal pembukaan Universitas Internasional Islam kepada Kementerian Tinggi Pendidikan negara ini.

Mehmet Gormez, Ketua Otoritas Urusan Agama Turki dalam pidatonya yang disampaikan pada sekumpulan para wartawan Mekah mengabarkan tentang keputusan organisasi ini untuk merubah universitas 29 Mayis menjadi universitas internasional Islam. “Untuk melaksanakan pekerjaan ini, rencana perubahan sudah dikirim ke Departemen Tinggi Pendidikan,” ucapnya, demikian laporan IQNA, seperti dikutip dari Kantor Berita t24.
Dia, dengan statemen bahwa universitas ini dibangun dengan mencontoh dari universitas-universitas serupa pada dunia Islam seperti al-Azhar di Mesir menambahkan, di dunia Islam permasalahan-permasalahan seperti Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan selainnya harus dikaji.
Gormez dengan menegaskan bahwa pendirian universitas ini untuk dunia Islam dan kemanusiaan mengungkapkan, "Saya pikir, sekarang ini salah satu permasalahan terbesar dunia Islam dan kaum muslimin adalah kekerasan dan permusuhan yang untuk saat ini, bukan empati dan keintiman satu sama lain."
Ketua Otoritas Urusan Agama Turki mengemukakan bahwa, "Untuk sampai pada solusi yang menghasilkan perdamaian, maka saya berpikir untuk mendirikan universitas ini di Turki." Dalam rangka perubahan universitas 29 Mayis menjadi universitas internasional Islam, telah juga dilakukan interaksi dengan beberapa fakultas teologi di berbagai Negara seperti Kyrqyztan, Kazakstan, Azarbaijan, dan demikian juga institut studi Islam di Universitas Strasbourg dan institut Tinggi studi Islam di Sophia.
Gormez di bagian pidatonya yang lain dengan menjelaskan sebuah poin bahwa telah dilakukan kajian dan penelitian selama tiga tahun untuk mendirikan universitas ini mengungkapkan, bahwa selain universitas al-Azhar, para ulama kaum muslim negara-negara  sekitar kawasan Teluk (Persia), kurang lebih 80 ribu mahasiswa di universitas Madinah, universitas Islam Islamabad Pakistan, universitas Islam Malyasia, sekolah-sekolah Syiah, Jami’ah al-Mushtafa (Saw) di Turki dengan 500 mahasiswa dan lain-lainnya, seluruhnya dalam berkerjasama dengan universitas ini – terlepas dari problematika saat ini dalam tataran dunia, tengah menjelaskan masalah dan hukum-hukum pribadi kaum muslimin.
Dia melanjutkan, universitas internasional Islam di Istanbul akan diluncurkan dalam rangka membantu semua markas-markas dengan tanpa memperhatikan perbedaan bahasa dan karena dalil inilah saya anggap penting untuk mendirikan universitas ini bagi dunia Islam dan seluruh manusia.
Ketua Otoritas Agama Turki mengatakan, “Dalam dunia Islam dalil-dalil kemunculan anasir teroris dengan nama Islam seperti ISIS, Boko Haram, al-Syabab harus dikaji dengan serius; problematika kaum muslimin saat ini adalah menciptakan kolerasi yang benar antara kehidupan, agama, akal, dan wahyu.”

1458316

Kunci-kunci: Islam
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\