IQNA

PBB:
23:32 - January 25, 2017
Berita ID: 3470976
MYANMAR (IQNA) - Kantor perwakilan PBB dalam urusan kemanusiaan mengumumkan, setidaknya 21 ribu orang muslim Myanmar terlantar di dalam negeri dan 66 ribu lainnya juga kabur ke Bangladesh.

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari Anatoli Turki, menurut laporan mingguan kantor perwakilan PBB untuk koordinasi urusan kemanusiaan setidaknya 21000 dari mereka terlunta-lunta di dalam negeri dan sekitar 66000 lainnya juga kabur ke Bangladesh akibat insiden kekerasan terhadap masyarakat muslim Myanmar.

Dalam kelanjutan laporan tersebut dikemukakan, telah dikirimkan bantuan-bantuan kemanusiaan di sejumlah kawasan di utara propinsi Rakhine, namun sampai sekarang pemerintah Myanmar tidak mengizinkan para pengurus internasional memasuki sebagian kawasan.

Dengan persetujuan undang-undang, pemerintah Myanmar sejak tahun 1982 telah mencabut kewarganegaraan Myanmar dari kaum muslim kawasan Arakan. Menurut statistik PBB pada tahun-tahun terakhir, dengan meningkatnya kekerasan terhadap kaum muslim kawasan, lebih dari 130 ribu muslim terpaksa kabur dari Myanmar.

Serangan para ekstremis Buddha ke komunitas muslim propinsi Arakan Myanmar yang dimulai dari tahun 2012 sampai sekarang telah menewaskan banyak orang. Dalam serangan tersebut, ratusan orang dan pabrik dibakar dan banyak sekali kaum muslim terpaksa kabur dan meninggalkan rumah mereka.

http://iqna.ir/fa/news/3566317

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\