IQNA

Dalam Bentuk Toko Online:
18:27 - May 06, 2018
Berita ID: 3472154
AMERIKA (IQNA) - Lisa Vogl, Fotografer Amerika setelah memeluk Islam, meluncurkan sebuah toko online bernama Verona untuk memenuhi kebutuhan para muslimah di bidang pakaian Islam, yang telah disambut dengan baik.

 Verona, Merek Dunia Busana Muslim di Amerika

Menurut laporan IQNA dilansir dari atase kebudayaan Iran di Jerman, Lisa Vogl, fotografi fashion Amerika akhirnya memeluk Islam setelah melakukan pelbagai penelitian di bidang mazhab, setelah beberapa waktu, tidak menemukan gaun yang tepat dengan imannya selain privasi dan sesuai dengan pola umum di fashion dan sesuai seleranya. Dia sangat putus asa karena sangat susah untuk menemukan pakaian yang sejalan dengan agama dan keyakinannya atau mahal untuk dibeli. Oleh karena itu, ia memutuskan secara spontan mendirikan toko online guna memenuhi kebutuhan individu seperti dirinya yang telah menghadapi masalah besar.

Vogl meluncurkan toko onlinenya dan meluncurkan toko koleksi yang disebut "Verona" untuk wanita muslimah. Pada awal kerjanya, toko online ini hanya mengirimkan pesanan pelanggan di sekitar Florida dan dapat menghasilkan sekitar $ 7.000. Setelah toko online diakui dan tidak ada bandingannya, Verona sekarang siap untuk dikirim ke seluruh dunia, termasuk Eropa.

Verona di New York

Di sisi lain, sebuah toko kuno di New York disebut Macy's, seperti saingan lainnya dalam industri fashion dan pakaian, membutuhkan inovasi dan ide baru untuk melanjutkan perjalanannya dan menarik lebih banyak pelanggan. Pakaian muslim dapat berfungsi sebagai ide baru dalam industri fashion dan pakaian, pola pikir perancang busana dan produsen industri pakaian. Meskipun inovasi dalam industri pakaian wanita muslimah ini juga akan mengundang kemarahan kaum feminis.

Hasilnya, jaringan toko di New York ini ingin menjual produk-produk Verona. Mengikuti tujuan baru ini, Macy's berusaha untuk mempekerjakan pemuda muslim yang mengerti dengan desain dan fashion, untuk dapat melanjutkan kegiatannya dalam dimensi yang lebih besar dan untuk mengembangkan pekerjaannya di dalam industri ini. Sejatinya, untuk mencapai tujuan ini, ia memutuskan untuk bermitra dengan merek Verona. Jadi, mulai sekarang, ia akan menjual pelbagai produk yang berkaitan dengan kebutuhan wanita muslimah seperti syal, kalung, sweater, jas, rok yang sangat panjang hingga ke pergelangan kaki dll ... di sejumlah cabang-cabangnya. Verona, sebagai bagian dari Rencana Pengembangan Macy's, telah mampu memberikan nafkah untuk mendukung komunitas minoritas ini.

Perancang dan pemilik Verona, Ms. Vogl percaya bahwa: "Koleksi Verona lebih dari sekedar merek pakaian ... Ini adalah kumpulan bahan untuk ekspresi identitas komunitas perempuan Muslim." Vogl terus menyoroti pendapatan tinggi yang diperoleh dengan menjual produk-produk ini di pasar global. Menurutnya, permintaan untuk pakaian tertentu yang konsisten dengan syariat Islam terus meningkat. Hanya di tahun 2016, muslim menghabiskan sekitar $ 254 miliar untuk busana Islami yang modis.

Pasar Pakaian Terbesar Ketiga

Menurut statistik Organisasi Studi Ekonomi Dunia Islam, jumlah ini akan mencapai $ 373 miliar pada 2022.

Jika kita melihat umat Islam dunia sebagai satu negara, maka akan memiliki pasar terbesar ketiga dunia pakaian di dunia Islam, setelah Amerika Serikat dan China. Terdapat 1,8 miliar muslim di dunia, dengan usia rata-rata sekitar 24 tahun. Oleh karena itu, pada saat ini, muslim, dalam hal usia rata-rata, agama termuda di dunia - dan pasar yang menggiurkan untuk industri pakaian.

Verona, Merek Dunia Busana Muslim di Amerika

Menurut statistik semacam itu, toko Macy's adalah cara yang berhasil dilakukan oleh beberapa perusahaan yang sukses. Perusahaan ini telah memproduksi produk-produk ini untuk wanita muslimah muda dengan memahami dan mengerti pelanggan mereka dengan baik dan mempertimbangkan pasar globalnya.

Merek Lain

Merek lain juga telah menghasilkan beberapa produknya dalam beberapa tahun terakhir, mengingat kecenderungan tren permintaan wanita muslimah. Misalnya tahun lalu, Perusahaan Nike mampu memenuhi kebutuhan mereka dengan merancang dan memproduksi tutup kepala olahraga yang sesuai untuk kegiatan jangka panjang atlet perempuan muslimah. Demikian juga merek lain Amerika seperti American Eagle memiliki inisiatif di bidang desain kerudung. Perusahaan fashion New York "DNKY" telah mendesain koleksi dengan tema "Koleksi Ramadhan". Koleksi ini termasuk blus tinggi dan modis. Di bidang produksi pakaian untuk muslim, bahkan merek yang sangat mahal telah mengubah desain mereka untuk kesejahteraan wanita muslimah.

Verona, Merek Dunia Busana Muslim di Amerika

Tren bisnis Macy's mengalami beberapa pasang surut yang menarik selama beberapa tahun terakhir. Toko tersebut, yang dibuka pada tahun 1858, adalah salah satu dari beberapa toko di Amerika Serikat yang mempertahankan harga komoditasnya di bawah $ 13- $ 85. Pada awalnya, Macy's menjual pakaian Islaminya hanya di situs webnya. Setelah booming, ekspor pakaian juga dilakukan di luar Amerika Serikat. Namun persaingan di dunia maya dan penjualan internet, terutama di tengah-tengah penjual besar seperti Amazon, memiliki masalah tersendiri dan mempengaruhi pendapatan penjualan online Macy's. Dengan demikian, Macy's telah mencoba mengubah sistem penjualannya dalam beberapa tahun terakhir, baik dari segi jenis produk dan dalam hal ruang lingkup, dan terus mencapai tujuan ini dengan memutuskan untuk menjual pakaian Islami.

Hijab Atlet Olimpiade

Daya tarik di bidang produksi produk-produk Islam bahkan juga merambah pada desain boneka. Ibtihaj Muhammad, seorang atlet anggar wanita Amerika yang menghadiri Olimpiyade dengan hijab Islaminya, menjadi tokoh untuk rancangan dan produksi boneka Islam. Permintaan global yang menyebabkan pada produksi produk-produk ini menunjukkan minat umum untuk mengenal dengan dunia Islam.

Di dunia maya, ada banyak blogger di bidang seni Islam yang sangat sukses di jejaring sosial seperti Instagram, dan beberapa memiliki multi-juta penggemar. Tetapi dengan semua upaya ini, desain dan produksi di arena mode ini itupun dengan menilik Islam tidak luput dari kritikan. Beberapa kelompok Feminis mempermasalahkan produksi beberapa jilbab dan toko-toko Islami lainnya, dan mereka agak terganggu oleh penjualan. Yang menarik adalah, sementara di negara-negara Barat dan Amerika setiap hari kebutuhan akan produk-produk tertentu semacam ini oleh pembeli semakin banyak, dan produksi ini selalu mendapat sambutan baik, kecenderungan beberapa orang dan politisi di komunitas ini yang ingin melarang jilbab bagi perempuan, juga semakin menggeliat.

Verona, Merek Dunia Busana Muslim di Amerika

Dalam hal ini, dapat disimpulkan bahwa orang-orang di Barat dan Amerika Serikat sedikit memiliki kesadaran akan jenis pakaiannya, dan ini menjadi alasan peningkatan permintaan pakaian-pakaian yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Kendati demikian, pemerintah Amerika, terutama presidennya, terus terusan menekan populasi muslim. Wanita muslimah yang tinggal di negara-negara Barat dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan bahwa mereka dapat mematuhi keyakinannya bersama dengan gerakan masyarakat yang modis. Perpaduan busana dan hijab adalah fenomena yang datang dari kaum muda muslim dan fenomena ini sangat berpengaruh dalam jenisnya.

Pasar di Jerman

Produk Verona juga tersedia di Jerman. Setelah gelombang migran tiba di Jerman, kebutuhan akan pakaian semacam ini telah meningkat bersamaan dengan negara-negara lain. Belanja internet adalah salah satu cara mudah untuk memasok pakaian Islami ini. Banyak perancang busana bebas yang dulunya memiliki basis pelanggan terbatas di butik mereka hari ini menerima banyak pesanan dari para pemuda muslim.

 

http://iqna.ir/fa/news/3711398

 

 

Kunci-kunci: AMERIKA ، Toko Online ، Verona ، Merek Dunia ، Busana Muslim ، IQNA
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\