IQNA

22:48 - November 21, 2018
Berita ID: 3472676
DUBAI (IQNA) - Seorang perempuan China yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup di penjara Dubai, setelah bebas dari penjara, mendirikan markas hafalan Alquran di negaranya.

Menurut laporan IQNA dilansir dari alroeya.ae, Jamela al-Zaabi, direktur penjara perempuan di Dubai, dengan mengumumkan berita mengatakan: “Perempuan China ini, setelah memasuki penjara Dubai, ikut berpartisipasi dalam lingkar pendidikan agama dan hafalan Alquran, dan memiliki kecenderungan besar terhadap Islam, sehingga setelah beberapa bulan mengumumkan keislamannya dan mulai menghafal seluruh Alquran.”

Dia berpendapat bahwa ini menyebabkan pengurangan hukuman dan akhirnya pembebasan perempuan China tersebut. Ia mengungkapkan, sebelum pembebasannya, ia memberi tahu otoritas penjara tentang niatnya untuk membuka markas hafalan Alquran di China dan setelah bebas, ia dapat memuslimkan keluarganya dan mendirikan sebuah markas besar hafalan Alquran dan mengkoordinir majelis-majelis pendidikan ilmu agama dan fikih di negaranya.

Al-Zaabi menambahkan, sejauh ini, lima tahanan perempuan luar negeri di penjara perempuan Dubai, setelah bebes, dengan menggunakan keterampilan yang mereka pelajari di penjara, menyelesaikan program-program khusus di negara mereka dan menempuh jalan kesuksesan.

 

http://iqnanews.ru/fa/news/3765240

 

Kunci-kunci: Dubai ، Kinerja Qurani ، Perempuan China
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\