IQNA

5:58 - May 08, 2019
Berita ID: 3473100
CHINA (IQNA) - Menurut sumber berita, menyewa rumah dan tempat tinggal bagi Muslim China dilarang.

Menurut laporan IQNA dilansir dari aldeerah-news.net, situs Gizmodo Amerika dalam sebuah laporan menulis, Muslim di China tidak diizinkan untuk menyewa unit perumahan dan hunian.

Demikian juga, sumber lain mengabarkan diskriminasi dalam urusan yang sangat sederhana terhadap minoritas Muslim di negara itu, dimana salah satunya adalah tidak menyewakan tempat-tempat akomodasi pada hari-hari liburan kepada Muslim.

Laporan lain juga menyatakan bahwa beberapa situs khusus penyewaan tempat tinggal di halaman pertamanya menuliskan bahwa kami tidak memiliki izin polisi untuk menerima Muslim.

Uighur adalah orang-orang yang tinggal di barat laut China yang tinggal di provinsi Otonom Xinjiang atau Turkestan Timur (Uighur) di Urumqi. Orang-orang Uighur adalah masyarakat Turki dan Muslim Sunni, China memiliki sekitar 40 juta Muslim, dan dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah China telah memberlakukan banyak kesukaran peraturan terhadap Muslim di negara itu.

Perlu disebutkan bahwa pemerintah China menahan anak-anak kecil keluarga Muslim Uighur di pusat-pusat khusus sehingga mereka dapat membersihkan bahasa, budaya, dan bahkan kesetiaan mereka pada adat istiadat mereka. China telah mengambil langkah-langkah luas untuk memberantas budaya Uighur dan mengurangi generasi mereka.

 

http://iqna.ir/fa/news/3809436

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\