IQNA

23:55 - May 18, 2019
Berita ID: 3473128
INDIA (IQNA) - Masjid jami’ Qal’e Arg adalah sebuah tempat di mana penguasa setempat India mendeklarasikan mazhab resmi Syiah di sana, dan Azan Syiah pertama kali dikumandangkan di subbenua India dari tempat ibadah ini.

Menurut laporan IQNA dari India, masjid jami’ Qal’e Arg dibangun pada abad ke-4 Masehi, oleh penguasa Isfahani Bahmani, yang berasal dari dinasti Muslim Dekkan dari kota-kota India dan daerah sekitarnya di selatan negara ini, di kota bersejarah Bijapur di provinsi Karnataka.

Yusuf Adil Khan Savoji, anggota Gerakan Globalisasi Syiah di dunia (Dinasti Safawi di Iran), setelah gugurnya Mahmoud Gawan Gilani, Menteri dinasti Bahmani di selatan India, menetapkan pemerintahan dinasti Adil Shahi pada tahun 1492 di kota Bijapur.

Dia terkait erat dengan gerakan Safawi di Iran. Ketika Shah Isma'il Safavi mendeklarasikan mazhab Syiah sebagai mazhab resmi Iran pada 1501, Yusuf Adil Khan Savoji, yang menjadi penguasa daerah Karnataka, pada tahun yang sama di masjid Qal’e Arg Bijapur, untuk pertama kalinya dalam sejarah subbenua India, memperkenalkan mazhab Syiah sebagai mazhab resmi.

Masjid Pertama India yang Mengumandangkan Azan Syiah

Panorama bagian dalam Masjid

Azan Syiah untuk pertama kalinya secara resmi dikumandangkan di masjid ini, demikian juga nama-nama dua belas imam disebutkan dalam khotbah salat Jumat. Tradisi ini berlanjut hingga 1686 di provinsi Karnataka.

Kota Bijapur memiliki sejumlah besar monumen bersejarah Iran yang harus diperbaiki dan dibangun kembali oleh seniman Iran. Monumen kota yang paling terkenal adalah Gol Gonbad (kubah bunga), yang termasuk kubah terbesar di dunia.

Tercatat bahwa sejarah Syiah memiliki sejarah panjang di beberapa bagian subbenua India. Selain hadirnya komunitas Syiah di berbagai periode sejarah, pemerintahan Syiah juga terbentuk di daerah-daerah ini, dan kebangkitan Syiah di subbenua India disertai dengan kedatangan umat Islam di daerah ini pada masa keimamahan Imam Ali as. (as).

Masjid Pertama India yang Mengumandangkan Azan Syiah

Panorama bagian luar Masjid

Pada abad kesembilan Hijriah, Syiah tumbuh pesat di wilayah ini setelah peningkatan migrasi warga Iran dan Sadat ke Dekkan, saat orang-orang Syiah memiliki peran politik dan sosial lebih pada pemerintahan setempat Dekkan, di Iran Raja-raja Safawi mengambil alih kekuasaan dan mengumumkan Syiah sebagai mazhab resmi Iran.

Pada abad ke-10 Hijriah, beberapa pemerintahan Syiah didirikan di berbagai bagian kota Dekkan, yang menentang pemerintahan Mughal di India, serta mendukung raja-raja Safawi dan membangun hubungan luas dengan orang-orang Safawi.

 

http://iqna.ir/fa/news/3812425

 

Kunci-kunci: India ، Masjid Pertama ، Azan Syiah
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\