IQNA

23:24 - December 02, 2019
Berita ID: 3473661
MYANMAR (IQNA) - Pemerintah Myanmar telah menangkap 96 Muslim Rohingya yang berusaha meninggalkan Rakhine, sebelah barat Myanmar, menuju kota Yangon (tenggara).

Menurut laporan IQNA dilansir dari Anadolu, militer Myanmar kemarin telah menangkap 96 Muslim Rohingya yang berusaha meninggalkan Rakhine di barat negara itu.

Lebih dari dua tahun lalu, provinsi itu menyaksikan serangan militer besar-besaran terhadap Muslim Rohingya Myanmar, yang menewaskan ribuan Muslim.

Salah seorang aktivis Rohingya mengatakan, pemerintah Myanmar telah memperkenalkan mereka sebagai imigran ilegal dari Bangladesh untuk membenarkan penangkapan begitu banyak Muslim Rohingya.

Dia mengatakan kepada Kantor Berita Arakan bahwa ancaman pemusnahan massal tetap ada bagi warga Rohingya yang tersisa di Rakhine.

Pemerintah Myanmar telah melarang kepergian warga Rohingya dari Rakhine ke provinsi lain.

Tentara Myanmar dan militant ekstremis Buddha telah melancarkan serangan militer dan pembunuhan brutal terhadap Muslim Rohingya di Rakhine pada 25 Agustus 2017.

Sumber-sumber lokal dan internasional mengatakan ribuan orang Rohingya telah kehilangan nyawa mereka dalam beberapa tahun terakhir dalam serangan militer di Myanmar dan menurut pengumuman PBB, sekitar satu juta telah kabur ke Bangladesh.

Pemerintah Myanmar menganggap orang Muslim Rohingya sebagai "imigran gelap" yang datang dari Bangladesh, sementara PBB menyebut mereka "minoritas yang paling tertindas di dunia".

 

https://iqna.ir/fa/news/3860883

Kunci-kunci: Myanmar ، Muslim Rohingya ، 96
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\